Kafe Kucing Bangkok Dibuka Kembali, Pengunjung: Stress Pandemi Terobati

TrubusTravel
Syahroni
09 Mei 2020   11:00 WIB

Komentar
Kafe Kucing Bangkok Dibuka Kembali, Pengunjung: Stress Pandemi Terobati

Seorang pelanggan bermain dengan kucing untuk mendapatkan kenyamanan di kafe Kucing Caturday setelah pemerintah mulai membuka beberapa restoran di luar pusat perbelanjaan, taman dan tempat pangkas rambut, selama wabah penyakit coronavirus (COVID-19) di Bangkok, Thailand 7 Mei 2020. (REUTERS / Juarawee Kittisilpa)

Trubus.id -- Ketika ibu kota Thailand dengan hati-hati membuka kembali banyak restoran yang ditutup karena ketakutan akan penyebaran virus corona, kucing yang menjadi 'karyawan' di Caturday Cafe sudah bisa kembali bekerja.

Beberapa lusin kucing ramah biasanya bersantai di sekitar kafe, memecah waktu tidur dengan berjalan-jalan ke pelanggan manusia mereka hanya untuk meringkuk dan menggosok perut mereka.

Mahluk berbulu yang ramah ini memberikan kontak luar yang sangat dibutuhkan bagi warga Thailand yang sebagian besar telah dikurung di rumah selama berminggu-minggu semi-lockdown dengan sebagian besar bisnis non-esensial ditutup.

“Sebelumnya, kami tidak bisa pergi ke mana pun yang membuat kami sedikit stres. Tapi karena kita bisa datang untuk bertemu kucing, kita merasa lebih nyaman dan santai,” kata Pantip Keeseeree, pelanggan tetap cafe tersebut yang mengatakan dia datang segera setelah dia mendengar kafe itu telah dibuka kembali seperti dilansir Reuters.

Seperti bisnis lainnya di Thailand, kafe ini memiliki aturan baru yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus. Sebelum masuk, pelanggan harus memeriksakan suhu dan mencuci tangan mereka, dan begitu di dalam mereka juga masih harus mengenakan maskernya setiap saat.

“Sebenarnya, jumlah pelanggan tidak seperti dulu. Lebih dari 50% telah menurun untuk pelanggan Thailand dan asing,” kata pemilik kafe Arisa Limpanawongsanon.

Arisa memiliki total 50 kucing, dari beberapa ras yang berbeda, dan sekitar 35 di antaranya berotasi antara rumahnya dan kafe setiap saat. Sebagai tindakan pencegahan ekstra, kucing rutin mandi kering, bulunya disikat dan matanya dibersihkan setiap hari.

Thailand pada hari Jumat (8/5) melaporkan delapan kasus virus corona baru tetapi tidak ada kematian, sehingga total menjadi 3.000 kasus dan 55 kematian sejak wabah dimulai pada bulan Januari lalu. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Hore! Kaldera Toba Terpilih jadi Unesco Global Park Baru

Destinasi   08 Juli 2020 - 17:46 WIB
Bagikan: