Situs Machu Picchu Rusak, 5 Turis Dideportasi dan Dilarang Kembali Selama 15 Tahun

TrubusTravel
Thomas Aquinus
27 Jan 2020   10:00 WIB

Komentar
Situs Machu Picchu Rusak, 5 Turis Dideportasi dan Dilarang Kembali Selama 15 Tahun

Situs ikonik machu picchu (Agoda)

Trubus.id -- Lima turis yang dituduh merusak situs ikonik Machu Picchu di Peru dideportasi ke Bolivia Minggu lalu dan dilarang kembali ke negara itu selama 15 tahun, kata polisi dan pejabat imigrasi. Migrasi Peru mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para turis - dua orang Brasil, seorang Argentina, seorang Chili dan seorang wanita Prancis - telah diberikan "hukuman maksimum dengan pengusiran dan larangan masuk untuk jangka waktu 15 tahun."

Seorang turis keenam, asal Argentina, Nahuel Gomez, 28 tahun, telah dilarang meninggalkan kota kecil Machu Picchu setelah diduga mengakui merusak Kuil Matahari di tempat kudus Inca kuno. Dia menghadapi pengadilan di mana dia bisa dipenjara selama empat tahun.

Kelima turis yang dideportasi - tiga pria dan dua wanita berusia antara 20 dan 32 - diberangkatkan ke kota Desaguadero, Bolivia, di tepi Danau Titicaca, tujuan wisata populer.

Baca Lainnya : Mulai Meresahkan Masyarakat, Imigrasi Tindak Tegas Turis Pengemis

Sebelumnya telah diberitakan bahwa keenam orang itu ditangkap karena merusak "warisan budaya" Peru setelah ditemukan di daerah terlarang di Kuil Matahari. Mereka juga diduga buang air besar di dalam kuil berusia 600 tahun, sebuah bangunan penting di tempat kudus Inca.

Gomez bahkan mengaku menyebabkan lempengan batu jatuh dari dinding kuil. Itu terkelupas ketika jatuh ke tanah, menyebabkan retak di lantai. Dia harus masuk di pengadilan setempat setiap 10 hari sambil menunggu persidangan.

Kompleks Machu Picchu - yang meliputi tiga area berbeda untuk pertanian, perumahan dan upacara keagamaan - adalah situs paling ikonik dari kekaisaran Inca, yang memerintah atas petak besar di Amerika Selatan bagian barat selama 100 tahun sebelum penaklukan Spanyol pada abad ke-16.

Baca Lainnya : Bandara Penang Bikin Kebijakan Unik Agar Turis Cinta Lingkungan

Machu Picchu, yang berarti "gunung tua" dalam bahasa Quechua yang berasal dari daerah itu, berada di puncak gunung yang subur dan dibangun pada masa pemerintahan kaisar Inca Pachacuti. 

Wah, pelajaran penting bagi semua traveler untuk tidak merusak tempat wisata yang dikunjungi ya, Trubus Mania. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: