Pemerintah Dorong Ujung Kulon Jadi Geopark yang Diakui Unesco

TrubusTravel
Binsar Marulitua
28 Sep 2019   11:00 WIB

Komentar
Pemerintah Dorong Ujung Kulon Jadi Geopark yang Diakui Unesco

Kemeriahan pembukaan Festival Tanjung Lesung di Beach Club, Tanjung Lesung Resort, Jumat (27/9/2019). (Kemenpar)

Trubus.id -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, mendorong Ujung Kolon segera ditetapkan menjadi taman bumi (Geopark) nasional yang terdaftar di UNESCO Global Geopark (UGG) saat ajang Festival Tanjung Lesung 2019.

Menpar Arief Yahya saat pembukaan Festival Tanjung Lesung di Beach Club, Tanjung Lesung Resort, Jumat (27/9/2019) kemarin mengatakan, pihaknya siap membantu proses penetapan Geopark Nasional Ujung Kulon agar tahun depan segera terdaftar di UNESCO Global Geopark (UGG).

“Pengajuan Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional ditargetkan tahun ini. Jika tidak lama prosesnya, tahun depan bisa diusulkan menjadi UGG. Kalau sudah mendapatkan UGG, brandingnya nanti sudah seperti Borobudur, Ciletuh hingga Rinjani, sehingga sangat mudah dipromosikan. Kemenpar akan membantu penyusunan dossier atau persyaratannya ke UNESCO,” kata Menpar Arief Yahya.

Baca Lainnya : 11.826 Hektar Lahan Terbakar, Kepala BNPB Dorong Penyuluh Lapangan Cegah Karhutla di Sumsel

Menpar hadir dalam Festival Tanjung Lesung sebagai salah satu upaya pemerintah pusat dalam program dan proses pemulihan (recovery) Provinsi Banten pasca tsunami Selat Sunda beberapa waktu lalu. Selama 2019, Menpar sudah melakukan enam kali kunjungan ke Banten dan terakhir untuk membuka festival yang menjadi salah satu Top 100 Calender of Event Nasional 2019.

Festival Tanjung Lesung tahun ini diselenggarakan pada 27-29 September 2019. Festival yang sudah tiga kali masuk dalam Top 100 CoE Nasional ini didorong Menpar Arief Yahya untuk terus ditingkatkan dari sisi Creative Value, Commercial Value, dan CEO Commitment (3C).

Untuk Creative Value, Menpar mendorong agar para penampil didampingi kurator nasional sehingga mampu menyuguhkan penampilan yang lebih bagus. Seperti koreografinya untuk memanfaatkan panggung yang besar dan enak dilihat kamera. Lalu desainer untuk pakaian dan aransemen musiknya juga diperhatikan.

“Tahun depan saya janji akan mendatangkan koregrafer nasional Denny Malik untuk terlibat pada Festival Tanjung Lesung,” katanya.


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

7 Jenis Roti di India dan Mengapa Mereka Disebut Unik

Kuliner   19 Jan 2020 - 16:17 WIB
Bagikan: