Akuarium Air Tawar Raksasa dan Istana Burung Andalan Kota Purbalingga, Jawa Tengah

TrubusTravel
Hernawan Nugroho
04 Sep 2019   12:00 WIB

Komentar
Akuarium Air Tawar Raksasa dan Istana Burung Andalan Kota Purbalingga, Jawa Tengah

Akuarium raksasa seperti di SeaWorld kini hadir di Purbalingga, Jawa Tengah (Wisatajateng)

Trubus.id -- Purbalingga, inilah kota yang pada akhir tahun 2013 mencuri perhatian nasional setelah meraih dua predikat bergengsi dalam lingkup pariwisata. Purbalingga mendapatkan Cipta Award dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkat keberadaan obyek wisata Owabong yang dinobatkan sebagai destinasi wisata buatan terbaik di Indonesia. Tak lama berselang pada Desember 2013 Purbalingga kembali mendapat penghargaan bergengsi “The Most Improved” dalam The Travel Tourism Award (TCTA).

Menurut laman WisataJateng, ikon wisata kota kelahiran Jenderal Sudirman ini ada pada tiga tempat yakni Owabong yang merupakan pengembangan dari pemandian alam Bojongsari, Sanggaluri Park dan Purbasari Pancuran Mas yang merupakan taman rekreasi sekaligus wahana pendidikan raksasa. Berada di kaki Gunung Slamet, Purbasari Pancuran Mas diselimuti hawa sejuk. Dari ketiga ikon wisata tersebut, Purbasari Pancuran Mas menjadi ikon pertama karena dibangun lebih awal. 

Baca Lainnya : Libur Lebaran, Nikmati Keelokan Goa Lawa di Purbalingga

Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas yang terletak di Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah ini memiliki konsep wisata pendidikan selain sebagai sarana rekreasi bagi pengunjungnya. Jaraknya sekitar 5 km ke arah barat laut dari kota Purbalingga.

Gapura besar siap menyambut para wisatawan (foto: Wartawisata)

Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas mulai dibangun pada tahun 1993 oleh H. Sarimun Budi Purwanto yang awalnya merupakan tempat koleksi berbagi jenis ikan air tawar, mulai dari yang berukuran kecil hingga yang berukuran besar. Koleksi ikan yang sangat lengkap sampai dengan adanya ikan raksasa Arapaima Gigas yang berasal dari sungai di Amazon membuat tempat ini semakin dikenal masyarakat.

Hobi mengumpulkan ikan dan sebagai sarana belajar khususnya tentang jenis ikan tawar akhirnya mendapat dukungan dari keluarga dan pemerintah daerah setempat, maka lokasi ini pada tahun 2001 dibuka untuk umum sebagai Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas. Anda pasti akan suka bila berwisata ke Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas, karena mengusung konsep taman wisata pendidikan dan menggabungkan konsep wisata alam buatan dengan berbagai wahana modern.

Waterboom memuaskan keluarga untuk bermain air yang menyegarkan (foto: TribunJateng)

Di atas lahan seluas 6 hektar tempat ini seperti taman wisata all in one. Ketika masuk ke kawasan wisata Anda akan memasuki semacam gua akuarium layaknya Sea World dan bisa menikmati berbagai ikan-ikan yang menjadi koleksiTaman Wisata Purbasari Pancuran Mas. Bisa dikatakan kalau semua jenis ikan yang dipamerkan di tempat wisata ini adalah ikan air tawar. Yang pertama tentu saja ikan Arapaima Gigas yang menjadi ikan raksasa. Ada juga koleksi burung di Bird Park yang lebih dari ratusan burung yang dipamerkan disana.

Saat ini Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas memiliki wahana rekreasi: kolam renang dan water boom, wisata praon (perahu), taman bermain, kolam terapi ikan, bioskop 3D. Wahana wisata Pendidikan seperti: Wahana dunia air yang menjadi andalan tempat wisata ini dengan bermacam aneka jenis ikan yang berada di lokasi Akuarium eksotik, Planet Akuarium Toyoshuka, Akuarium Nusantara, Istana Burung yang memiliki beberapa koleksi burung, Taman unggas, Taman Buah Naga, Konservasi Rusa.

Istana burung dengan koleksi yang beragam menarik perhatian para pelancong (foto: Wartawisata) 

Baca Lainnya : Tips Merawat Akuarium Tetap Kinclong, Ternyata Gampang

Tidak ketinggalan fasilitas umum ada di Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas yaitu: Hall serba guna yang bisa digunakan untuk pertemuan, seminar, pernikahan, rapat dan lain sebagainya, Home stay dengan harga yang cukup terjangkau, Kios souvenir, Purbasari Resto, Parkir luas di dalam dan luar lokasi wisata. Dengan tiket masuk hanya Rp 22.000 per orang (tarif September 2019-Red) dan gratis bagi anak di bawah 3 tahun, untuk masuk ke dalam semua wahana yang ada. Sangat ekonomis namun berkelas.

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Bukit Kuneer, Favorit Baru di Kota Malang

Destinasi   08 Nov 2019 - 16:20 WIB
Bagikan: