Es Krim Mewah Ini Terbuat dari 'Susu Serangga', Tertarik Mencoba?

TrubusTravel
Syahroni
28 Agu 2019   10:00 WIB

Komentar
Es Krim Mewah Ini Terbuat dari 'Susu Serangga', Tertarik Mencoba?

Es krim "susu" serangga dibuat dengan bahan-bahan alami, seperti madu mentah, coklat, rempah-rempah dan selai kacang organik. (Doc/ Gourmet Grubb)

Trubus.id -- Setelah hari yang panjang di bawah teriknya matahari Afrika Selatan, es krim bisa menjadi suguhan yang menggoda. Tetapi apakah Anda dapat menikmatinya jika Anda tahu jika es krim yang disuguhkan disana terbuat dari susu serangga?

Gourmet Grubb, perusahaan baru yang berbasis di Cape Town, berharap dengan es krim bisa memperkenalkan kepada masyarakat dunia tentang makan berbasis serangga. Karenanya, es krim mewah produksi mereka menggunakan EntoMilk, alternatif produk susu yang dibuat dengan memadukan larva serangga tropis yang dikenal sebagai Black Soldier Fly atau lalat tentara hitam.

PBB memperkirakan bahwa dunia akan perlu menggandakan produksi makanan untuk memberi makan populasi global pada tahun 2050 dan telah lama mempromosikan pertanian serangga sebagai sumber protein alternatif berkelanjutan untuk ternak tradisional.

Baca Lainnya : Laku Keras, Mesin Penjual Otomatis di Jepang yang Jual Serangga untuk Dimakan 

"Kami mulai mengubah cara serangga dilihat, diproduksi, dan digunakan dalam industri makanan," kata Leah Bessa, yang ikut mendirikan Gourmet Grubb pada 2017 dilansir dari CNN.

Meskipun lebih dari 1.900 spesies serangga diperkirakan dikonsumsi oleh manusia di seluruh dunia, serangga belum mencapai arus utama masakan Barat.

"Kami mengharapkan banyak dorongan balik, tetapi orang-orang sangat terbuka. Semua orang suka es krim," kata Bessa kepada CNN. 

Rasa es krim produksi Gourmet Grubb sama seperti es krim pada umumnya. Ada rasa cokelat, selai kacang dan rempah-rempah Natal. Menurut Bessa, EntoMilk memiliki "nada yang sedikit bersahaja" dan memberikan es krim rasa yang kaya dan lembut.

Tapi ini bukan hanya tentang rasanya - Bessa mengatakan es krim serangga juga kaya nutrisi. Menurut Gourmet Grubb, EntoMilk memiliki protein lima kali lebih tinggi daripada susu. Sementara PBB menyebut, secara luas diterima bahwa serangga memberikan nutrisi yang sebanding dengan daging dan ikan.

"Serangga pada dasarnya tinggi lemak, protein, dan mineral. Lalat tentara hitam memiliki kandungan protein dan lemak yang sebanding dengan daging sapi, dan seng, zat besi dan kalsium yang jauh lebih tinggi daripada daging sapi," kata Bessa. 

Baca Lainnya : Kuliner Ekstrem: Kue, Nachos dan Es Krim Rasa Serangga, Mau Coba?

EntoMilk juga bebas laktosa dan bebas gluten, dan tidak seperti susu sapi, EntoMilk tidak mengandung karbohidrat atau gula. dan yang patut diketahui lagi, EntoMilk juga ramah lingkungan. 

"Kami memutuskan untuk fokus pada industri [makanan] yang berada di bawah banyak tekanan karena masalah kesejahteraan hewan dan lingkungan," kata Bessa.

"Serangga bukanlah makhluk hidup, dan mereka hanya tumbuh dalam kondisi di mana mereka berkembang, sehingga kondisi pertanian memenuhi kebutuhan kesejahteraan hewan mereka."

Menurut Gourmet Grubb, liter untuk liter, EntoMilk lebih hemat air dan energi untuk diproduksi daripada susu susu atau susu alternatif.

"Serangga membutuhkan sangat sedikit air, makanan, dan ruang untuk tumbuh," Bessa menjelaskan.

"Mereka juga menghasilkan sedikit / tidak ada gas rumah kaca dibandingkan dengan ternak tradisional." terangnya lagi.

Karena serangga dapat diternakkan di dalam ruangan di lingkungan yang kecil dan terkendali, mereka dapat dipelihara di daerah perkotaan, sehingga mengurangi dampak pengangkutan susu ke kota. Ini juga berarti mereka kurang berisiko terkena dampak dari pola iklim eksternal, yang akan mempengaruhi ternak dan tanaman.

Baca Lainnya : Studi Baru Ungkap, Serangga Lebih Kaya Antioksidan Dibandingkan dengan Jus Jeruk Loh

Ada juga potensi pertanian serangga untuk mengurangi limbah.

"Beberapa serangga, seperti larva lalat hitam, memiliki kemampuan untuk memberi makan berbagai bahan organik," kata Bessa. "Misalnya, sisa gandum yang tersisa dari pembuatan bir digunakan untuk memberi makan larva."

Masa depan makanan?

Saat ini, es krim Gourmet Grubb hanya didistribusikan di Afrika Selatan, tetapi pasar serangga yang dapat dimakan global diperkirakan mencapai $ 1,2 miliar pada tahun 2023.

Bulan lalu, Gourmet Grubb juga membuka konsep toko popup, yang meliputi hidangan serangga gurih seperti pasta bubuk serangga, kroket hitam-larva buncis dan cacing hummus mopani, untuk disajikan bersama es krimnya.

"Kita perlu menemukan alternatif yang akan mampu mempertahankan pertumbuhan populasi dan menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan," kata Bessa.

"Satu-satunya cara EntoMilk benar-benar dapat membuat perbedaan dan mengurangi tekanan dari susu tradisional adalah jika itu diterima dan dikonsumsi dalam skala global." tandasnya lagi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Bukit Kuneer, Favorit Baru di Kota Malang

Destinasi   08 Nov 2019 - 16:20 WIB
Bagikan: