Waspadai Gangguan Kesehatan Anak saat Berwisata

TrubusTravel
Hernawan Nugroho | Followers 0
09 Agu 2019   18:00

Komentar
Waspadai Gangguan Kesehatan Anak saat Berwisata

Berwisata dengan anak-anak sangat menyenangkan saat mereka sehat (Foto : Travelling)

Trubus.id -- Selain masalah anggaran yang biasanya menjadi prioritas pertama, perlengkapan traveling bersama anak adalah hal kedua yang patut dipersiapkan. Trubus Mania pasti tidak mau anak-anak rewel karena masalah gangguan kesehatan anak saat traveling.

Traveling yang acap kali menuntut berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, berkendara umum, bertemu banyak orang dengan berbagai kondisi kesehatan, waktu istirahat yang terbatas dan waktu makan yang sering kali melenceng dari jadwal biasa serta menu yang apa adanya. Kadang-kadang bisa menyebabkan gangguan kesehatan anak pada saat traveling.

Baca Lainnya : Mau Liburan Murah, Hotel Kapsul Solusinya

Nah, berikut ini ada tips yang dibagikan oleh Matthew Karsten, travel blogger dan fotografer dalam ExpertVagabond, berdasarkan pengalamannya saat melakukan traveling bersama anak-anak. Setidaknya 5 gangguan kesehatan anak saat traveling berikut perlu mendapatkan perhatian bagi orangtua:

1. Diare 

Membawa bekal makanan dari rumah bisa saja dilakukan saat traveling dalam jarak dekat. Tapi jika harus keluar kota dan memakan waktu berhari-hari, rasanya tidak mungkin lagi. Dalam kondisi seperti ini, jajan atau membeli makanan di area wisata enggak dapat dihindari. Hal ini juga yang sering kali menimbulkan masalah diare pada anak. Baik dari kondisi makanan dan tempat makan yang mungkin kurang steril, tangan yang terpapar kuman atau menu yang kurang sesuai dengan pencernaan. Semuanya bisa saja menjadi pencetus diare pada anak.

Untuk itu usahakan membawa makanan ringan sebagai pengganjal perut untuk sementara. Dengan begitu orangtua nggak perlu tergesa-gesa menentukan tempat makan dan dapat memilih yang lebih higienis. Selain itu usahakan mencari tempat makan dengan menu “ramah anak”. Biasakan juga agar anak-anak selalu mencuci tangan sebelum menyentuh makanannya.

2. Flu dan Batuk Pilek

Perubahan suhu dan virus yang terbawa angin sangat rentan menyebabkan flu dan batuk pilek serta demam. Apalagi jika anak dalam kondisi lelah, biasanya pertahanan tubuhnya pun sedikit melemah sehingga mudah terpapar penyakit.

Usahakan selalu membawa pakaian hangat untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang kerap kali enggak bisa diprediksi. Selain itu booster vitamin C baik dari sayur dan buah perlu diperhatikan untuk menjaga ketahanan tubuh anak.

Sediakan kotak obat darurat di kendaraan selama berwisata (Foto: Leisure)

3. Mual dan Muntah

Kedinginan karena terlalu lama dalam kendaraan ber-AC bisa saja menyebabkan masuk angin. Akibatnya mual dan muntah sering kali dialami anak-anak. Jika hal tersebut terjadi, minyak angin atau minyak kayu putih bisa dioleskan ke bagian perut dan punggung untuk memberikan sensai hangat. Jangan lupa berikan minuman hangat untuk mengurangi rasa dingin dari dalam tubuhnya.

4. Luka dan Gigitan Serangga

Bermain di luar memang akrab dengan luka akibat terpeleset atau jatuh. Selama kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan, misalnya luka kecil atau lecet biasa, tentu saja hal ini biasa mengingat manfaat beraktivitas fisik sangat baik untuk perkembangan motorik anak.

Di samping itu, gigitan serangga sering kali berakibat kurang nyaman untuk anak. Mulai bentol kecil hingga besar, kemerahan hingga rasa nyeri bisa saja menyebabkan mereka menjadi lebih rewel. Untuk itu jangan lupa selalu membawa lotion untuk mengurangi rasa gatal pada kulit mereka.

Baca Lainnya : Economy Basic, Cara Traveling Murah dengan Fasilitas Mewah

5. Infeksi Saluran Kencing dan Dehidrasi

Nggak hanya pada orang dewasa, masalah ISK (Infeksi Saluran Kencing) ternyata bisa juga menyerang anak-anak. Biasanya masalah ini terjadi karena anak-anak cenderung menahan kencing saat sedang traveling. Atau bisa juga karena kondisi air yang kurang bersih dan membilas yang kurang bersih. Penggunaan diapers yang terlalu lama juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan ini. Untuk itu orangtua perlu memerhatikan intensitas kencing, jumlah dan kondisi diaper anak dengan lebih teliti.

Masalah dehidrasi bisa juga menjadi salah satu pencetus ISK pada anak. Untuk itu pastikan asupan cairan mereka cukup. Utamakan air putih dan hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman manis serta berwarna.

Trubus Mania, gangguan kesehatan anak saat traveling acap kali tidak mendapatkan perhatian di awal. Begitu terjadi di perjalanan, barulah orangtua khawatir dan menyesal karena tidak mengantisipasi atau mempersiapkan perlengkapannya. Bukan paranoid, tapi mengantisipasi hal-hal seperti ini dirasa perlu untuk dilakukan. Tentu saja semua itu perlu dilakukan agar acara traveling lebih nyaman, senang dan tentu saja tujuan utamanya bisa dicapai dengan maksimal. [NN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Monica Chandra 09 Agu 2019 - 13:50

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          

Tips Cegah Gangguan Pencernaan Saat Berwisata

Hernawan Nugroho   Panorama
Bagikan: