177 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Beri Dampak Perekonomian Daerah

TrubusTravel
Thomas Aquinus
09 Agu 2019   09:00 WIB

Komentar
177 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Beri Dampak Perekonomian Daerah

Dieng Culture Festival 2019 (Dok Kemenpar)

Trubus.id -- Pagelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2019 yang berlangsung pada 2-4 Agustus 2019 lalu dikunjungi 177 ribu wisatawan baik mancanegara atapun wisatawan lokal. 

Ketua Panitia Dieng Culture Festival 2019 Alif Fauzi di Banjarnegara Rabu (7/8) mengungkapkan, dengan jumlah wisatawan tersebut setiap tahun DCF mengalami peningkatan jumlah wisatawan.

“Selama event berlangsung ada 177 ribu wisatawan. Jumlah tersebut didominasi domestik, sementara yang mancanegara terdapat 930 wisatawan,” kata Alif.

Baca Lainnya : Dieng Culture Festival 2019 Terakhir Kalinya Lakukan Pelepasan Lampion

Jumlah tersebut meningkat setiap tahunnya, tercatat pada 2017 ada 148 ribu wisatawan, tahun 2018 sebesar 158 ribu wisatawan.

Diakuinya, tiket masuk DCF tahun 2019 dijual sebanyak 5.500 buah tiket dan harga per-tiketnya mencapai Rp 360 ribu selama tiga hari festival berlangsung. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

“Spending wisatawan rata-rata Rp400 ribu, kami perkirakan selama tiga hari ada perputaran uang sebesar Rp70,8 miliar,” ujar Alif.

Alif mengungkapkan, tahun lalu perputaran uang tercatat sekitar Rp58 miliar. Jumlah tersebut sama dengan jumlah penjualan hasil panen kentang di Dieng selama satu tahun.

Baca Lainnya : Embun Es Dieng Ancam Tanaman Kentang, Petani Diimbau Lakukan Ini

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan Kesukseskan Dieng Culture Festival ke-10 memberikan dampak langsung terhadap perekonomian sekitarnya.

Masyarakat diharapkan bisa lebih baik dalam memberikan hospitality terhadap wisatawan baik wisatawan mancanegara ataupun nusantara.

"Kekayaan adat dan budaya daerah ini tentunya akan memperkaya keragaman adat dan budaya nasional perlu untuk dilestarikan," kata Esthy. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Kebun Teh Gunung Dempo yang Menyejukkan Mata

Destinasi   13 Des 2019 - 11:05 WIB
Bagikan:          

Menyusuri Danau Tertinggi di Asia Tenggara, Gunung Tujuh

Destinasi   06 Des 2019 - 17:13 WIB
Bagikan: