Ini Alasan Pelancong Tidak Boleh Review Bohong di Situs Penyedia Fasilitas Wisata

TrubusTravel
Hernawan Nugroho | Followers 0
07 Agu 2019   15:00

Komentar
Ini Alasan Pelancong Tidak Boleh Review Bohong di Situs Penyedia Fasilitas Wisata

Opini pada situs-situs itu bahan "riset kecil tapi sangat bermanfaat" untuk menentukan rencana wisata (Foto : VacationFirst)

Trubus.id -- Di era digital saat ini, sering tak disadari bahwa komentar seseorang bisa lebih tajam dari pedang panjang Jepang (katana) dan bisa jadi lebih keras dari granit. Siapapun itu, termasuk wisatawan alias orang yang hanya berlibur. Ben Groundwater penulis sekaligus backpacker asal Australia mengatakan kepada Traveller bahwa opini wisatawan atas jasa wisata online dapat mempengaruhi penilaian khalayak terhadap perusahaan itu.

"Anda dapat membuat pelaku bisnis sukses atau dapat pula menghancurkannya hanya dengan ketukan jari tangan", ujar Ben. Semudah itu opini dapat mendorong orang untuk pergi ke suatu tempat, atau membujuk mereka untuk menjauh. Jadi, inilah nasihatnya: Berhentilah meninggalkan ulasan yang tidak sesuai fakta!.

Sebagai seseorang yang sering bepergian, Ben membaca banyak ulasan di situs seperti TripAdvisor, Google, Airbnb, Skytrax, Zomato, Expedia, Booking.com, Hostelworld, dan masih banyak lagi. Mengamati opini pada situs-situs tersebut seolah sedang melakukan "riset kecil tapi sangat bermanfaat". Dari situ akan terlihat mana yang layak untuk menjadi pilihan prioritas untuk membantu selama perjalanan.

Baca lainnya : Sudah 7,83 Juta Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tahun Ini, Malaysia Terbanyak

Opini yang faktual atau sesuai fakta dapat membantu pembaca lain untuk untuk mencari tahu apa yang terjadi di luar sana. Selain itu, review kamu juga menjadi tolak ukur mereka yang masuk ke dalam pengalaman perjalanan kamu.

Kini semuanya yang ada di luar sana dapat diketahui secara online, bahkan dari atas tempat tidur kita. Besar kemungkinan tindakan akan diambil setelah mengamati komentar orang sehobi, atau yang memiliki harapan yang sama dan telah mencapainya.

Ulasan faktual sesuai yang dirasakan wisatawan akan sangat membantu semua pihak. (Foto: Traveller)

Mari saling membantu di antara sesama penikmat perjalanan wisata! Ben tidak menampik adanya kisah-kisah yang mengerikan terkait layanan jasa wisata online itu. Namun, sampaikan dengan bahasa yang bagus dan tidak perlu memprovokasi pembaca untuk membuat tindakan yang negatif.

"Kita tidak tahu, bisa jadi mereka (penyedia jasa fasilitas wisata online) sendiri memang sedang lengah. Respon negatif yang ada segera ditanggapi secara serius di tingkat internal dan akan menjadi sama sekali berubah lebih baik di hari berikutnya," lanjut Ben.

Baca lainnya : Menpar Komitmen Bangun Infrastruktur di 4 Destinasi Wisata Super Prioritas Hingga 2020

Hoax adalah musuh bagi setiap orang, di mana saja, dalam segala bidang di dunia ini. Sekali lagi, ulasan yang sesuai fakta adalah penolong bagi semua pihak. Ulasan berdasarkan fakta yang tidak menyenangkan dari pelanggan pun tetap bermanfaat, sebagai pil pahit yang menyehatkan bagi perusahaan penyedia jasa. [NN]

 

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 07 Agu 2019 - 09:09

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: