Kawasan Geosite Sipinsur Cocok Menjadi Lokasi Wisatawan Milenial

TrubusTravel
Thomas Aquinus
29 Juli 2019   15:30 WIB

Komentar
Kawasan Geosite Sipinsur Cocok Menjadi Lokasi Wisatawan Milenial

Menteri Pariwisata Arief Yahya di kawasan Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut (Dok Kemenpar)

Trubus.id -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai Kawasan Geosite Sipinsur di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut, dianggap bisa menjadi atraksi tersendiri di sekitar Kawasan Danau Toba khususnya bagi wisatawan milenial.

Menpar Arief Yahya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara, Minggu (28/7/2019) mengatakan, lokasi Geosite Sipinsur hampir mirip dengan Orchid Forest di Lembang, Bandung, yang memiliki konsep untuk memanjakan wisatawan milenial.

“Lokasi Spinsur ini hampir mirip dengan Orchid Forest Cikole di Bandung. Kalau dibuat rumah gantung dan jalan gantung seperti Cikole tentu ini konsepnya anak muda milenial banget. Apalagi ditambah dengan spot selfie,” kata Menpar Arief dalam siaran persnya.

Baca Lainnya : Memaksimalkan Geopark Pongkor dengan Program Pemberdayaan Masyarakat

Geosite Sipinsur menjadi salah satu kawasan wisata utama di Kabupaten Humbang Hasundutan. Luasnya sekitar 2 hektare dan berada di ketinggian 1.213 meter di atas permukaan laut. Kawasan hutan pinus ini berfungsi juga sebagai camping ground. Ada juga fasilitas taman bermain untuk anak-anak.

Kunjungan Menpar ke kawasan Danau Toba secara khusus meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan sektor pariwisata di Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu destinasi super prioritas sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Setibanya di Bandara Silangit, Minggu (28/7) Menteri Pariwisata Arief Yahya juga satu penerbangan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono dan disambut oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, dan Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo berdiskusi mengenai pengembangan Pariwisata Danau Toba.

Baca Lainnya : Geopark Ujung Kulon Harus Berkontribusi Peningkatan Ekonomi Daerah

Pada kesempatan yang sama, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor mengatakan Kawasan wisata Sipinsur sendiri masih dikelola oleh Pemerintah daerah. Dan akan terus dibenahi sebagai daya tarik untuk wisatawan ke Danau Toba khususnya di wilayah Humbahas.

“Geosite Sipinsur ramai dengan wisatawan pada hari libur atau akhir pekan. Jumlahnya bisa mencapi 5 ribu wisatawan. Kami terus memperbaiki berbagai atraksi di sini sebagai daya tarik, salah satunya menyiapkan tempat musik yang biasa digunakan saat akhir pekan,” kata Bupati Dosmar Banjarnahor.

Dari Geopark Sipinsur ini, wisatawan akan langsung berhadapan dengan pulau kedua di tengah Danau Toba yang lebih kecil, Pulau Sibandang. Pulau ini bisa dicapai dalam waktu 10-15 menit dari pelabuhan Muara, sekitar 30 menit perjalanan menuruni bukit dan jalan berkelok dari Geopark Sipinsur.

Baca Lainnya : Geopark Dunia Agrowisata Sukabumi Diupayakan Dapat Meningkatkan Perekonomian Petani

Geopark Sipinsur sangat mudah dijangkau. Hanya sekitar 18 kilometer dari Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara.

Setelah dari Geosite Sipinsur Menpar Arief Yahya bersama rombongan juga meninjau langsung destinasi-destinasi di sekitar Kabupaten Humbahas. Mulai dari pemandian Aek Sipangolu hingga Situs Cagar Budaya Istana Raja Sisingamangaraja. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Hore! Kaldera Toba Terpilih jadi Unesco Global Park Baru

Destinasi   08 Juli 2020 - 17:46 WIB
Bagikan: