Masjid Cambridge, Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa

TrubusTravel
Astri Sofyanti | Followers 1
10 Juni 2019   19:00

Komentar
Masjid Cambridge, Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa

Masjid Cambridge, masjid ramah lingkungan pertama di Eropa (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pernahkah Trubus Mania mendengar ada masjid yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan yang sama sekali tidak menggunakan listrik? Yup, masjid ramah lingkungan tersebut ternyata diterapkan di Masjid Cambridge. Keunikan masjid ini adalah hampir seluruh ruangan baik di dalam dan di luar masjid sama sekali tidak menggunakan listrik pada siang hari. Masjid tersebut hanya mengandalkan cahaya dari jendela-jendela.

Masjid yang dapat menampung lebih dari 1000 jemaah ini memiliki tinggi 8 meter dengan atap yang berada diatas tiang-tiang berbentuk seperti pohon, menjadikan masjid tersebut terlihat indah. Selain digunakan untuk beribadah, masjid tersebut mempunyai aula yang dapat digunakan untuk pertemuan komunitas muslim ataupun non-muslim.

Selain itu, masjid ini dinyatakan sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Eropa. Bahkan masjid yang pada Ramadan lalu ini diresmikan membutuhkan waktu 10 tahun dalam pembangunannya.

Baca Lainnya : Yuk, Berkunjung ke Everland, Taman Ramah Lingkungan di Korea yang Ditanami 1.700 Pohon

"Kami menggunakan teknologi canggih dan panel surya untuk memiliki jejak karbon hampir nol," kata Tim Winter, Presiden Masjid Cambridge.

"Seperti yang bisa kamu lihat di siang hari, kita tidak membutuhkan listrik. Karena cahaya alami dipasok melalui sumur cahaya (lubang besar diatas masjid) yang menakjubkan ini, dan jendela serta dinding bangunan" ujarnya seperti mengutip Huffingtonpost.

Untuk memasok air wudhu dan juga kebutuhan taman, masjid tersebut mengandalkan dan menadahi air hujan. Diatasnya mempunyai penampungan besar untuk menampung air hujan. Setelah terkumpul, barulah mereka bagi, sebagian untuk air wudhu, sebagian lagi untuk kebutuhan taman dan lainnya.

"Kami memiliki panen hujan di atap, jadi kami menggunakan itu" sambungnya.

Baca Lainnya : 5 Destinasi Wisata Seru bagi Kamu Pencinta Lingkungan

Meski tidak ada listrik, bukan berarti masjid tersebut tidak punya penyejuk ruangan. Tim Winter mengungkapkan bahwa Masjid Cambridge ini memiliki suatu alat yang disebut pompa panas. Alat ini berfungsi sebagai sumber udara. Kehebatannya alat ini yaitu mampu mengubah udara panas dari luar kemudian menjadi udara sejuk di dalam masjid.

Jika malam hari tiba, mereka tetap bisa menjalankan aktifitasnya. Karena masjid tersebut memiliki pembangkit listrik sendiri yang jauh lebih ramah karena menggunakan energi terbarukan.

"Kami memiliki susunan fotovoltaik (panel surya) sehingga kami menghasilkan sendiri listrik dari cahaya matahari yang bersinar di cambridge" urainya kembali. [NN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 10 Juni 2019 - 13:53

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: