Menikmati Beragam Jenis Sate Barbeque Khas Negeri Tirai Bambu

TrubusTravel
Reza Perdana | Followers 2
14 April 2019   07:00

Komentar
Menikmati Beragam Jenis Sate Barbeque Khas Negeri Tirai Bambu

Shao Kao menghadirkan beragam jenis sate barbeque khas Negeri Tirai Bambu (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Jika masyarakat Indonesia mengenal sate, maka masyarakat di negeri Tirai Bambu mengenal shao kao. Yah, kuliner khas China memang hampir mirip dengan sate yang dikenal di Indonesia.

Di Kota Medan, Sumatera Utara, sebuah restoran di Jalan Gatot Subroto yang diberinama Shao Kao, pengunjung bisa menikmati 30-an jenis sate barbeque yang nikmat. Pemilik Shao Kao Medan, Jacob Fong menjelaskan, dalam bahasa China shao kao artinya skewers atau panggangan yang umumnya disebut sebagai sate bakar.

“Shao Kao ini merupakan salah satu yang pertama mengusung konsep seperti ini. Dahulu di Medan ada Korean Barbeque. Shao Kao ini belum ada, dan kita jadikan peluang,” kata Jacob, Sabtu (13/4) lalu.

Tapi, lanjutnya, Shao Kao ini bukan yang pertama di Indonesia. Sudah ada beberapa cabang di Indonesia, dan originalnya di Jakarta. Untuk pasar makanan seperti yang ditawarkan Shao Kao cukup terbuka lebar di Kota Medan.

“Untuk sate yang ditawarkan di Shao Kao akan terus berkembang, rencananya akan tambah jenis. Saat ini jenis sate yang kita sediakan cenderung sudah enak dimakan,” ujarnya.

Jenis-jenis sate di Shao Kao Medan seperti telur gulung, sosis daging sapi, sosis daging ayam. Juga ada rasa-rasa seperti Jepang, jamur enoki. Ke depannya akan tambah lebih banyak. Contohnya seperti daging sapi abalon.

Shao Kao menawarkan dua pilihan panggangan, manis dan asin. Umumnya di Indonesia, masyarakat cenderung suka yang manis. Untuk sayur ada sekitar 5 sampai 6 jenis, dan masih sayur umum.

“Kita akan tambah lagi. Tidak hanya sayur, contohnya daging dibalut sayur. Harga di Shao Kao dari satenya dari Rp 7.000 sampai Rp Rp 25.000,” sebutnya.

Bumbu Khusus Bernama Jinten

Jacob menerangkan, bumbu di Shao Kao sendiri ada yang didatangkan langsung dari China, yaitu bumbu jinten. Bumbu ini khas, dan menjadi salah satu bumbu pendukung, karena ada pengunjung yang suka dan tidak.

Untuk rasa bumbu sebenarnya hambar, tetapi bumbu jinten ini punya wangi yang khas. Kalau dimakan dengan sate barbeque, maka akan menambah cita rasa. Sebenarnya, saat sate dipanggang, bumbu ini sudah dicampur sedikit.

“Banyak yang makan di sini, kalau mau tambah bumbu jinten kita sediakan, banyak yang seperti itu,” ungkapnya.

Shao Kao buka pukul 17.00 WIB. Per harinya di Shao Kao Jalan Gatot Subroto bisa menjual 800 sampai 1.000 tusuk sate untuk semua jenis, sedangkan di Komplek Cemara Asri bisa lebih tinggi, per harinya rata-rata sekitar 1.500 tusuk.

“Sabtu dan Minggu bisa lebih tinggi. Untuk sate paling spesial yang kami tawarkan salami, dan banyak yang makan di sini datang dari kalangan anak muda serta keluarga,” tandasnya. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Monica Chandra 14 April 2019 - 12:18

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 BBM : 2B1E7B84

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: