Gawai Dayak, Mengenal Lebih Dalam Tradisi Tahunan Pontianak

TrubusTravel
Rachma | Followers 2
13 April 2019   23:00

Komentar
Gawai Dayak, Mengenal Lebih Dalam Tradisi Tahunan Pontianak

Tradisi Gawai Dayak (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tradisi merupakan suatu perayaan yang dilakukan dihari-hari tertentu saja. Namun, biasanya tradisi juga dilaksanakan setahun sekali seperti Gawai Dayak, tradisi asli suku Kalimantan yang digelat di Kota Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat. Tradisi Gawai Dayak menampilkan ritual dan upacara tradisional yang otentik dengan Suku Dayak. 

Sejak tahun 1986, Perayaan Gawai Dayak dipentaskan oleh pemerintah daerah. Acara tesebut memiliki dampak yang positif dalam mempertahankan tradisi, semangat, dan ikatan Dayak di antara zaman yang berbeda, sekaligus membuat budaya Dayak di Kalimantan Barat, lebih kenal oleh dunia. Tradisi Gawai Dayak juga mendorong pelestarian budaya Dayak sebagai media efektif untuk mempromosikan ke parawisatan. 

Tujuan tradisi Gawai Dayak yaitu untuk menikmati rasa syukur terhadap kanuia yang diberikan.

Baca Lainnya :  Ombilin, Tambang Unik Menuju Warisan Budaya Dunia

"Upacara Naik Dango merupakan ungkapan rasa syukur atas keamanan, kesehatan, dan hasil panen yang sangat berlimpah, selain berusaha mencari terobosan baru sebagai usaha meningkatkan hasil pertanian pangan," ujar Sutarmdji, selaku Gubernur Kalimantan Barat. Prinsip dari acara Gawai Dayak yaitu dengan Naik Dango. 

Sebelum dilaksanakan, tradisi Gawai Dayak terlebih dahulu mengadakan pelantunan mantra (nyangahatin) yang disebut matik. Tujuan dari pelantunan tersebut untuk memberitahukan dan meminta restu kepada Jubata bahwa akan diadakan Gawai Dayak atau pesta adat.

Setelah itu dihari upacara adat dengan nyangahatn diruang tamu (sami), memanggil semangat (jiwa) padi yang belum kembali panen, nyangahathn dilumbung padi (baluh atau langko) untuk mengumpulkan semangat padi saat ditempatnya, dan nyangahathn di tempayan beras (pandarengan) tujuannya memberkati bertahan lama dan tidak cepat habis. 

Baca Lainnya : Istana Maimun Menyimpan Sejarah Budaya Kota Medan

Nyanghatn adalah wujud upacara religius. Nyanghatn menjadi bagian pokok dalam setiap bentuk upacara, dengan urutan atau tahapan yang baku, kecuali bahan, jumlah roh suci, para jubata, yang diundang, dan tentu ada konteksnya. 

Untuk tahapan nyangahatn terbagi menjadi empat, pertama matik bertujuan memberitahukan hajat keluarga kepada awa pama (roh leluhur) dan jubata, kedua ngalantekatn bertujuan permohonan agar semua keluarga yang terlibat dapat selamat, ketiga mibis bertujuan agar segala sesuatu (kotoran) dilunturkan, dilarutkan, dan diterbangkan dari keluarga dan dikuburkan sebagaimana matahari terbenam dari arah barat, dan terakhir ngadap buis bertujuan mengungkapkan rasa syukur dan memperoleh berkat atau pengudusan (pencucian) terhadap segala hal yang kurang berkenan, termasuk pemanggilan semua jiwa yang hidup (yang sesat) agar tenang dan tentram. 

Baca Lainnya : Cinta Indonesia, Warga China Akan Bangun Taman Budaya Bali di Nansan

Semua alur perayaan Gawai dayak dilakukan secara terurut sesuai agenda yang sudah ditetapkan. untuk kalian parawisataan lokal dan macannegara jika ingin melihat festival tradisi Gawai Dayak dapat mengunjungi saat bulan mei tiba. Jangan sampai terlewatkan karena acara hanya diadakan satu tahun sekali saja.

Menurut kalian gimana Trubus Mania, menarik bukan tradisi Gawai Dayak yang berasal dari Kalimantan Barat? Jangan lupa catat bulan yang sudah ditentukan dan jangan sampai terlewat. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: