Sate Jando, Kuliner Enak di Bandung yang Wajib Dicoba

TrubusTravel
Rahmania Putri | Followers 0
02 April 2019   12:00

Komentar
Sate Jando, Kuliner Enak di Bandung yang Wajib Dicoba

Penjual sate jando di Bandung. (Foto : Rahmania Putri)

Trubus.id -- Ada banyak makanan enak di Bandung, entah itu jajanan di pinggir jalan atau restoran. Tidak heran jika Bandung menjadi salah satu destinasi kuliner bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Nah, salah satu kuliner wajib bagi Trubus Mania yang singgah ke Bandung ialah sate jando. Jajanan ini berlokasi di Jalan Cimandiri Bandung, tepatnya di belakang Gedung Sate.

Baca Lainnya : Sate Bandeng, Makanan Kegemaran Sultan Banten

Kalian tak perlu bingung jika melihat panjangnya antrean pembeli sate jando. Demi seporsi sate dengan bumbu saus kacang, para pembeli rela menunggu, termasuk saya yang harus berdiri selama satu jam sebelum akhirnya mendapat giliran dilayani.

"Saya datang sebelum pedagang satenya ada. Sudah beberapa kali saya datang, antreannya selalu panjang banget. Hari ini, saya dan keluarga memang sengaja mau sarapan sate jando. Jadi, datangnya rada pagi. Ya, bisa dibilang saya pembeli pertama," kata salah satu pembeli.

Seporsi sate jando dan lontong dihargai Rp26 ribu. Foto: Rahmania Putri.

Pasti, banyak di antara kalian yang belum tahu apa itu jando. Iya kan? Well, jando itu lemak yang terletak di bagian punik atau tulang rawan sapi. Biasanya, jando sapi dijadikan campuran kuah bakso atau soto. Ketika dijadikan sate, jando sapi terasa enak di lidah.

Tidak hanya sate jando, kalian juga bisa memilih sate ayam dan sapi yang memang dijual di tempat ini. Dengan harga Rp26 ribu, Trubus Mania sudah bisa menyantap seporsi sate dan lontong dengan saus kacang.

Baca Lainnya : Ini Dia Keistimewaan Sate Kere Khas Solo di Acara Jokowi Mantu

Konon, sate jando cuman hanya ada satu doang loh di Bandung. Ya, di belakang Gedung Sate ini lokasinya. Buka setiap hari, dari jam sembilan sampai enam sore.

"Kalau Sabtu dan Minggu, buka dari jam tujuh pagi. Dulu, tutup jam dua siang, habis atau tidak. Cuman, karena banyak penggemarnya, saya buat dua sesi. Jam tujuh sampai 12 siang dilanjutkan dengan jam dua sampai enam sore. Dibuat dua sesi karena saya juga perlu istirahat," kata Sri, penjual sate jando, kepada Trubus.id.

Trubus Mania, kalau kalian tertarik ingin mencicipi sate jando, siapkan waktu luang untuk mengantre ya! Atau, datang lebih pagi agar terhindar dari antrean yang mengular. [DF]

 

 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: