Penuh Makna, 7 Makanan Ini Selalu Ada Saat Imlek

TrubusTravel
Yuniar Berlian Ananda Panjaitan | Followers 0
05 Feb 2019   12:00

Komentar
Penuh Makna, 7 Makanan Ini Selalu Ada Saat Imlek

Jiaozi (Foto : Flickr)

Tahun Baru Cina atau Imlek merupakan hari raya yang sangat dinantikan oleh masyarakat Tionghoa. Berbagai macam persiapan pasti dilakukan untuk merayakan Imlek, salah satunya makanan. 

Jeruk merupakan salah satu makanan yang selalu ada saat Imlek. Biasanya buah jeruk yang dihidangkan rasanya manis.

Sama halnya dengan jeruk, kue keranjang juga tidak pernah absen menghiasi meja saat Imlek. Namun tahukah Trubus Mania, selain jeruk dan kue keranjang masih ada 7 makanan lain yang selalu ada saat Imlek dan pastinya penuh dengan makna.

1.Jiaozi
Jiaozi merupakan salah satu jenis dimsum yang berisi daging dan sayuran yang dicincang dan dibungkus dengan menggunakan tepung terigu, kemudian direbus. Biasanya Jiaozi dihidangkan sebagai makanan pembuka. Cara menyantapnya, Jiaozi dipadukan dengan cuka dan kecap asin, kemudian dimakan. Jiaozi memiliki makna kerukunan dan kelimpahan rejeki untuk masyarakat Tionghoa.

2.Ikan 


Saat Imlek, ikan biasanya disajikan dengan utuh sebagai bentuk rasa syukur terhadap keluarga yang telah diberikan. Berat minimal ikan yang disajikan 3 kg, agar dapat dinikmati oleh seluruh keluarga yang datang. Ikan menjadi simbol agar mendapatkan kemakmuran sepanjang tahun yang baru. Masyarakat Tionghoa yang tinggal di Pulau Jawa biasanya menghidangkan ikan bandeng.

3.Ayam utuh 

Ayam yang disajikan saat Imlek juga utuh. Daging ayam yang dikukus dengan kepala, ekor dan kaki masih terikat melambangkan kebersamaan. Selain daging ayam, daging babi juga biasaya menghiasi meja saat Imlek agar masyarakat Tionghoa dan keturunannya tidak menjadi malas.

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Zahrotul Chayati 05 Feb 2019 - 17:57

Jadi pengen makan ikannya. Segeerr.. Keren kak..

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: