Menyusuri Asrinya Waduk Sempor di Lembah Perbukitan Serayu

TrubusTravel
Karmin Winarta | Followers 0
20 Jan 2019   13:00

Komentar
Menyusuri Asrinya Waduk Sempor di Lembah Perbukitan Serayu

Indahnya pemandangan di Waduk Sempor, Jawa Tengah (Foto : Karmin Winarta/Trubus.id)

Trubus.id -- Waduk Sempor adalah bagian dari geopark atau taman bumi Karangsambung yang berada di wilayah Gombong, Jawa Tengah.

Nama Kebumen berasal dari kata Kebumian yang berarti semua hal yang berhubungan dengan bumi. Selain Goa Jatijajar, pantai-pantai di sepanjang pesisir selatan terdapat destinasi wisata alam yang cukup menantang yakni Waduk Sempor.

Waduk yang selesai dibangun tahun 1978 ini selain merupakan destinasi wisata, airnya juga dipakai untuk menghidupi ribuan hektar sawah yang berada di wilayah Sempor dan sekitarnya.

Sempor dulunya adalah sebuah desa yang berada di lembah perbukitan serayu. Zaman sebelum ada listrik dan google map, warga Sempor selalu membawa sempor atau obor ketika mereka bepergian di malam hari. Jika warga pergi bersamaan, deretan obor itu sangat sinematik jika dilihat dari atas bukit.

Hal ini disampaikan oleh Pak Sigit yang memandu perjalanan mengelilingi waduk yang tenang ini.

"Itulah alasan kenapa desa yang berada di lembah ini dinamakan Desa Sempor," katanya.

Dengan adanya pembangunan waduk ini, seluruh warga bertransmigrasi ke Jambi dan wilayah lain.

Trubus Mania jika memgunjungi tempat wisata yang makin keren ini bisa menyusuri hutan di puncak perbukitan serayu yang ditanami kopi dan pinus. Di atas bukit, kamu bisa menjumpai kera-kera yang sedang mencari makan.

Penyusuran dilanjutkan dengan perahu untuk mengelilingi waduk seluas 124 kilimeter persegi ini.

Pemandangan waduk di waktu pagi sangat menakjubkan. Dalam ketenangan air danau yang menghijau kamu bisa mengamati batuan sedimen yang berlapis-lapis. Uniknya lapisan batuan yang diperkirakan berusia 4 juta tahun ini tidak lurus sejajar tapi berpola zig zag. Konon hal ini disebabkan oleh goncangan permukaan bumi yang dahsyat.

Dalam keheningan di tengah danau yang dikelilingi hutan, kamu juga bisa mendengarkan suara burung yang terus berkicau.

Di atas perahu, kamu juga bisa menikmati mendoan, camilan khas Kebumen yang telah mengindonesia. Namun jangan kaget, ternyata mendoan asli di sini luasnya selebar kertas hvs ukuran A4.

Pada bulan Oktober sampai November, air danau menyusut. Pinggir danau menjadi daratan yang ditumbuhi rumput. Danau Sempor berubah menjadi hamparan hijau mirip savana di Sumba.

Warga setempat memanfaatkan momen itu dengan mengadakan Festival Kaliputih. Di festival tersebut, digelar beragam seni pertunjukan mulai dari sendratari, fun bike, pagelaran produk UKM dan lainnya.

Beberapa tempat yang perlu dikunjungi selain Waduk Sempor adalah Pantai Ayah, Pantai Manganti dan beberapa goa diantaranya Goa Barat, Goa Jatijajar, Goa Petruk, Karangbolong dan lainnya. Sudah siap kesana?

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: