Matinya Pariwisata di Anyer Usai Tsunami Selat Sunda

TrubusTravel
Diah Fauziah | Followers 0
12 Jan 2019   22:30

Komentar
Matinya Pariwisata di Anyer Usai Tsunami Selat Sunda

Salah satu pantai yang ada di Anyer. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) lalu tak sekadar menghancurkan ribuan bangunan dan menewaskan ratusan orang, tapi juga mematikan pariwisata pantai di pesisir Banten.

Anyer, meski tidak terdampak kerusakan, dunia pariwisatanya ikut mati. Tidak ada lagi wisatawan yang berkunjung ke sana. Padahal dulu, sebelum tsunami selat sunda, kawasan wisata di Anyer selalu ramai oleh pengunjung.

Baca Lainnya : Pasca Tsunami, Jalur Anyer Menuju Tanjung Lesung Berangsur Normal

Bahkan, saat pergantian tahun kemarin, okupansi hotel hanya 10 persen. Hal tersebut diungkapkan Komunitas Sales Pesona Banten (SPB) yang menggelar gathering pesona Banten dengan mengajak masyarakat umum dan berbagai komunitas untuk datang ke Anyer.

"Anyer aman didatangi wisatawan. Saat tsunami selat sunda kemarin, wilayah di sini tidak mengalami kerusakan," kata Kurniawan Yudho, Ketua SPB yang juga General Manager Green Garden Hotel.

Baca Lainnya : Aa Jimmy, Bassis dan Manajer Band Seventeen Tewas Tersapu Tsunami Anyer

"Walaupun tidak terdampak kerusakan, kami kehilangan wisatawan. Saat ini, pariwisata menurun. Kunjungan tidak ada karena mungkin, mereka juga masih takut," lanjutnya.

Meski begitu, geliat perekonomian warga mulai bangkit. Terlihat dari beberapa masyarakat sekitar yang mulai berdagang seperti biasanya.

"Fasilitas di sini lengkap. Ada musik, outbound dan water sport. Setidaknya, ada 20 pantai di sepanjang kawasan Anyer yang setiap harinya didatangi sekitar 500 wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," aku pria yang disapa Wawan. [DF]

 

 

 
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: