Ratusan Situs Warisan Dunia UNESCO Terancam Lenyap, Penyebabnya?

TrubusTravel
Astri Sofyanti | Followers 1
10 Jan 2019   11:30

Komentar
Ratusan Situs Warisan Dunia UNESCO Terancam Lenyap, Penyebabnya?

Ilulissat Icefjord (Foto : whc.unesco.org)

Trubus.id -- Perubahan iklim dan pemanasan global yang kian ekstrem seolah menjadi teror yang mengancam kehidupan manusia di bumi. Kerusakan lingkungan yang dilakukan manusia menjadi faktor terbesar perubahan iklim yang kian masif.

Bahkan sejumlah situs warisan dunia ikut berdampak karena perubahan iklim. Salah satunya yakni banjirnya kota Venesia, memutihnya 'padang' terumbu karang di Great Barrier Australia, hingga melelehnya salju abadi di Puncak Jaya Pegunungan Jayawijaya, Indonesia.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, setidaknya ada lebih dari 1.000 situs warisan dunia UNESCO yang ada di seluruh belahan bumi.

Tapi jika kondisi ini tidak berubah ke arah yang lebih baik, maka tidak menutup kemungkinan situs-situs itu akan musnah.

Salah satu situs warisan dunia yang paling rawan terdampak perubahan lingungan adalah Ilulissat Icefjord di Greenland, yang sangat dekat dengan gletser Sermeq Kujalleq.

Baca Lainnya: 6 Tradisi Budaya Takbenda Dunia yang Diakui UNESCO Tahun Ini

Sebagaimana diketahui, mencairnya gletser tersebut dikhawatirkan bisa menenggelamkan permukiman tua di sekitarnya.

Bahkan pemerintah kota Greenland mempromosikan wisata Ilulissat Icefjord kepada turis mancanegara untuk melihat langsung dampak perubahan iklim yang diberi judul 'Lihatlah sebelum semuanya terlambat'.

Naiknya permukaan air laut juga mengancam eksistensi patung-patung misterius di Pulau Paskah di sisi tenggara Samudera Pasifik.

Situs warisan dunia lain yang terdampak akibat perubahan iklim yakni Taman Nasional Yellowstone di Amerika Serikat (AS) juga sudah mengalami gejala-gejala yang mengancam keselamatannya seperti musim dingin yang singkat, sungai yang menghangat, permukaan air danau yang menyusut, hingga musibah kebakaran hutan.

Baca Lainnya: 7 Situs Warisan Budaya UNESCO yang Lebih Menawan Saat Musim Dingin 

Para pakar memprediksi setengah dari lahan basah di Taman Nasional Yellowstone akan segera lenyap.

Sementara itu di bagian dunia yang lain, suhu panas juga menyerang kepulauan Galapagos di Ekuador.

Berdasarkan catatan Lembaga Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) sekitar 241 situs warisan dunia UNESCO terancam oleh perubahan iklim.

"Jika kita berusaha merubah kondisi ini (perubahan iklim), akan seperti apa rupa situs-situs tersebut di masa depan," ujar direktur UNESCO, Mechtild Rossler.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: