Dari Tempoyak Hingga Keripik Pisang Cokelat, Kuliner Lampung Menggoyang Lidah

TrubusTravel
Ayu Setyowati | Followers 0
08 Jan 2019   12:30

Komentar
Dari Tempoyak Hingga Keripik Pisang Cokelat, Kuliner Lampung Menggoyang Lidah

tempoyak (Foto : Dapur Teh Enur)

Trubus.id -- Traveling tanpa mencicipi kuliner khasnya memang terasa kurang lengkap. Apalagi daerah yang dituju memang memiliki aneka makanan lezat yang sudah tersohor. Seperti Kota Bandar Lampung yang menjadi tujuan wisata banyak turis lokal dan mancanegara ini, berbagai macam kuliner lezatnya konon pasti bikin wisatawan ingin kembali lagi. 

Sama halnya dengan kota-kota lain di Indonesia, Bandar Lampung juga memiliki referensi makanan lezat yang wajib Trubus Mania cicipi. Hampir semua kuliner khas Lampung bisa ditemukan di ibukota provinsi ini, loh. Berikut daftarnya, dikutip dari berbagai sumber. 

Tempoyak
Tempoyak adalah jenis makanan serbaguna yang berasal dari Lampung. Berbahan dasar buah durian yang difermentasi, tempoyak memiliki rasa asam yang khas. Tempoyak umumnya digunakan sebagai teman makan nasi atau bisa juga dimakan langsung. Dalam beberapa kasus tempoyak juga sering dijadikan salah satu campuran bumbu masakan.

Cara membuat tempoyak adalah dengan memfermentasi daging durian setelah sebelumnya sudah dicampur dengan cabe rawit dan sedikit garam. Butuh waktu sekitar 3-5 hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal, terutama jika digunakan untuk membuat sambal. Tempoyak ini paling sering digunakan sebagai sambal dalam makanan khas lainnya yaitu seruit. Selain di Lampung, tempoyak juga dikenal di daerah lain seperti Bengkulu, Palembang dan Kalimantan hingga Malaysia.

Seruit
Makanan khas provinsi Lampung ini bisa dengan mudah kamu temukan di warung-warung makan pusat kuliner kota Bandar Lampung. Seruit berupa olahan ikan yang digoreng maupun dibakar kemudian dicampur dengan sambal terasi dan tempoyak. Umumnya jenis ikan yang digunakan adalah ikan sungai seperti belide, baung ataupun layis.

Seruit termasuk makanan pokok dari suku Lampung Pepadun. Umumnya makanan ini dihidangkan dalam acara adat dan juga menjadi menu sehari-hari dari masyarakat Lampung. 

Lempok Durian
Selain digunakan sebagai bahan dasar tempoyak, di tangan orang Lampung, buah durian juga bisa diolah menjadi lempok, yakni makanan dari olahan durian yang dicampur dengan gula merah dan dikemas menyerupai dodol.

Komposisi pembuatan lempok durian ini antara lain durian, santan, gula merah dan tepung ketan. Rasanya kurang afdol jika traveling ke Lampung tidak bawa oleh-oleh lempok. Apalagi makanan satu ini bisa dengan mudah ditemukan di pusat oleh-oleh yang ada di kota Bandar Lampung.

Gulai Taboh
Gulai Taboh adalah makanan khas dari Lampung Barat. Dalam bahasa setempat, gulai artinya sayur sedangkan taboh adalah gurih dan lezat sehingga gulai taboh bisa diartikan sebagai sayur yang gurih dan lezat. Campuran dari beberapa sayuran yang dimasak dengan santan ini mirip dengan sayur lodeh, hanya saja ada rasa gurih pedas yang kuat menjadi ciri khasnya.

Beberapa sayuran yang kerap dijadikan bahan dasar gulai taboh antara lain kacang-kacangan, buah melinjo, labu kuning, ubi jalar atau aneka sayuran lain yang cocok untuk dimasak dengan santan. Tak jarang ditambahkan juga udang dan ikan. 

Pindang Baung
Dalam istilah kuliner di nusantara kata “pindang” memang sudah dikenal. Namun setiap daerah memiliki tafsiran berbeda untuk kata ini, seperti di Jogja yang merujuk pada telur, Palembang berarti iga sapi dan Semarang yang artinya ikan bandeng. Lain lagi di Lampung, pindang diartikan sebagai sejenis sup atau masakan berkuah berbahan dasar ikan dengan cita rasa kuah yang kaya rempah. Pindang baung. 

Berupa olahan ikan air tawar seperti ikan patin, gabus, baung dan bawal dengan bumbu yang leker, pindang baung menggunakan racikan bumbu seperti cabai merah, serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, bawang merah, bawang putih, dan kunyit. Orang-orang yang sudah pernah mencicipi makanan ini biasanya sepakat bahwa rasanya mirip dengan tom yum dari Thailand. 

Kemplang
Kemplang adalah kerupuk yang digoreng tanpa menggunakan minyak. Caranya dengan memanggang atau digoreng wingko. Umumnya kerupuk ini memiliki rasa udang yang gurih. Kemplang paling sedap dinikmati bersama sambal asam manis atau bisa juga dicocol pada kuah pempek. 

Keripik Pisang
Nah, jajanan yang terakhir ini pantang untuk dilewatkan pasalnya ini adalah oleh-oleh khas Lampung yang paling populer yaitu keripik pisang. Tak seperti keripik pisang pada umumnya, leripik pisang Lampung ini tersedia dalam aneka rasa. Macam-macam rasa yang tersedia antara lain rasa pisang asli, rasa keju, susu, melon, cokelat dan lain sebagainya. [NN]

Keripik pisang Lampung (Foto: makanan khas lampung)

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: