4 Negara Destinasi Wisata Ini Larang Perayaan Tahun Baru 

TrubusTravel
Ayu Setyowati | Followers 0
28 Des 2018   13:17

Komentar
4 Negara Destinasi Wisata  Ini Larang Perayaan Tahun Baru 

Perayaan tahun baru (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Malam pergantian tahun alias tahun baru biasanya dijadikan sebagai ajang kumpul atau pesta oleh sebagian besar orang. Alasannya mayoritas karena pergantian tahun harus dirayakan untuk menciptakan semangat baru dan berpindah dari tahun lalu yang masih banyak kekurangan.

Selain berkumpul untuk berpesta, beberapa orang memilih berkumpul dan berdoa supaya di tahun yang baru kehidupan mereka menjadi lebih baik. Sebagian lain lebih memilih merayakan tahun baru dengan bepergian ke negara-negara lain..

Tapi tahukah kamu bahwa ternyata perayaan tahun baru yang sifatnya bersenang-senang ini justru dilarang di beberapa negara? Berikut negara-negara yang melarang perayaan tahun baru.  

Baca Lainnya: Tragis, Permintaan Terompet Tahun Baru di Pekanbaru Turun Drastis

BRUNEI DARUSSALAM

Brunei memang dikenal menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menerapkan syariat Islam sebagai dasar pemahaman di negaranya. Brunei memiliki aturan yang ketat soal perayaan apapun yang sifatnya hura-hura.

Masyarakat di bawah kepemimpinan Sultan Hassanal Bolkiah ini sebetulnya boleh merayakan tahun baru, tetapi secara terbatas, yakni hanya boleh di sekitar tempat tinggalnya saja.

SOMALIA

Negara yang terletak di ujung benua Afrika ini menerapkan aturan yang keras soal pelarangan perayaan tahun baru. Pemerintahnya bahkan bisa mengerahkan aparat berwenang dan intelejen untuk mencegah masyarakat yang ‘nakal’ atau ingin merayakan tahun baru.

Baca Lainnya: Malam Tahun Baru, DKI Jakarta Siapkan 2.000 Tempat Sampah, Efektifkah?

TAJIKISTAN

Sama seperti Brunei, negara ini meminimalkan perayaan yang bersifat duniawi sehingga peristiwa yang identik dengan hura-hura sudah pasti dilarang diadakan di sini. 

ARAB SAUDI

Sudah bisa ditebak, negara terakhir yang melarang adanya perayaan tahun baru adalah Arab Saudi. Namun negara ini punya alasan khusus mengapa melarang masyarakatnya untuk merayakan tahun baru. Di negara ini, terdapat dua lokasi yang dianggap suci untuk umat muslim, Mekah dan Madinah.

Pelarangan perayaan tahun baru juga diusulkan oleh ulama-ulama di negara tersebut yang emudian disetujui dan disahkan oleh Raja Arab Saudi.

Akankah Trubus Mania menjadikan negara tersebut sebagai destinasi wisata untuk merayakan pergantian tahun?

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: