Unik, Ada Museum Salami di Korea

TrubusTravel
Ayu Setyowati | Followers 0
27 Des 2018   12:30

Komentar
Unik, Ada Museum Salami di Korea

Museum salami di Korea Selatan. (Foto : Korea Times)

Trubus.id -- John Cook Deli Meats membuka Museum Salami pada Minggu lalu, yang pertama dari jenisnya di Korea. Meskipun disebut sebagai museum, tempat ini lebih merupakan ruang pameran di sebelah pabriknya di Hannam-dong, pusat kota Seoul. Tiket masuk gratis, di mana pengunjung dapat mengamati bagaimana berbagai jenis salami difermentasi di lahan seluas sekitar 30 meter persegi.

"Kami mulai bekerja dengan salami 20 tahun lalu, menemukan cara untuk mengonsumsi daging dengan cara yang baik," kata Cho Sung-su, CEO perusahaan makanan S Food, yang mengelola John Cook Deli Meats, pada acara pers.

“Salami adalah karya seni yang mengeksplorasi jamur dengan gaya tradisional Italia. Ini adalah ilmu fermentasi,” lanjutnya.

Baca Lainnya : Cheat Day Land, Museum Pop up untuk Bolos Diet

Ia menambahkan, "Kami ingin menyarankan tren. Di Korea, kami selalu memanggang daging. Tetapi, ada cara lain yang lebih sehat dan enak untuk mengolah daging. "

Banyak pengusaha daging tradisional di Italia membuka ruang bawah tanah mereka untuk umum, dalam upaya berbagi proses produksi dengan lebih banyak orang dan meningkatkan apresiasi terhadap produknya.

Baca Lainnya : Ini Dia 20 Museum Paling Ramai Turis di Dunia

Di museum, pengunjung dapat mengamati bagaimana bloomy salami melewati proses pengeringan udara. Namanya terinspirasi oleh beberapa keju fermentasi, seperti camembert atau brie yang disebut keju bloomy.

Bloomy salami adalah produk terbaru merek tersebut. Dikembangkan dengan kerja sama antara maestro Italia, Lombardy. Ini disebut-sebut memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan di Amerika. Nantinya, produk ini akan didistribusikan ke pengecer lokal pada musim semi tahun depan. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: