Menyerap Energi Alam di Eloprogo Art House 

TrubusTravel
Karmin Winarta | Followers 0
13 Des 2018   13:00

Komentar
Menyerap Energi Alam di Eloprogo Art House 

Eloprogo Art House (Foto : Karmin Winarta/Trubus.id)

Trubus.id -- Perjalanan selalu memberikan pengalaman-pengalaman baru yang tak pernah terduga. Dengan melakukan perjalanan setiap traveler akan menyerap apa yang dirasakan melalui inderanya.

Namun setiap traveler akan memaknai apa yang dirasakanya itu secara berbeda-beda.  Selain destinasi, tempat menginap adalah hal penting yang akan memberikan insight, cara pandang baru dan energi baru dalam setiap perjalanan.

Salah satu tempat menginap eksklusif tersebut adalah Eloprogo Art House. Lokasinya di Desa Wanurejo, Borobudur, Jawa Tengah.

Tempat menginap ini mempunyai konsep yang berbeda dibanding hotel atau penginapan lainnya. Eloprogo yang mulai eksis sejak tahun 1995 ini mengusung konsep menciptakan harmoni sehingga setiap pengunjung mampu menyatu dengan alam.

Lokasinya berada tepat di pinggir pertemuan dua sungai, Sungai Elo dan Sungai Progo.  Setiap tamu yang menginap bisa menikmati view hamparan hijaunya alam dengan pohon-pohonnya, udara yang masih alami dan suara-suara binatang malam dan gemerisiknya sungai yang tak pernah berhenti. 

Menginap di tempat ini seperti berkunjung ke rumah teman lama, karena di Eloprogo Arthouse akan disambut langsung oleh pemiliknya, Sony Santosa yang juga seorang pelukis. 

Sosok ini memang kurang dikenal di Indonesia namun namanya cukup poluler di Prancis. Ia berkarir dan tinggal di negeri itu selama 13 tahun. Sebelumnya ia menetap di Ubud, Bali selama 10 tahun.

Selain nuansa yang homy itu setiap tamu bisa sekaligus menikmati galeri seni yang berisi puluhan kumpulan lukisan maupun seni hidup langsung dari  pemiliknya, karena tempat ini selain sebagai guest house juga berfungsi sebagai tempat tinggal.

Di sebelah galeri, kita bisa menikmati hamparan hijaunya rumput yang biasa dipakai untuk meditasi atau yoga dengan pemandangan langsung menghadap kedua sungai. Pengungjung bisa menyerap energi langsung dari alam. 

Kepada Trubus.id, Sony Santosa mengatakan, Eloprogo Arthouse adalah tempat pertemuan, tiap orang yang ke sini bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan, saling mengisi. 

Mayoritas yang berkunjung ke Eloprogo Art House adalah para traveler luar negeri yang ingin kembali ke alam. Mereka biasanya datang pada bulan Juni sampai dengan Agustus.

Eloprogo Art House menyediakan guest house dengan arsitektur yang unik dan semuanya memakai bahan tanpa sentuhan warna warni cat kimia. 

Tempat ini hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Candi Borobudur atau Mendut. Untuk menuju ke sini, pengunjung melewati pemandangan yang mirip Ubud dengan sawah, pohon kelapa dan galeri-galeri seni yang bertebaran di sekelilingnya.
 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

3 Tips Libur Lebaran Supaya Kamu Tidak Boros

Thomas Aquinus   Bacpacker
Bagikan: