Debat Cendol Singapura dan Malaysia, Dari Mana Sebetulnya Berasal?

TrubusTravel
Ayu Setyowati | Followers 0
06 Des 2018   18:00

Komentar
Debat Cendol Singapura dan Malaysia, Dari Mana Sebetulnya Berasal?

Es cendol. (Foto : Says)

Namun, ada juga yang memilih untuk tidak berfokus pada 'perseteruan' tersebut, melainkan kinerja Kementerian Pariwisata Malaysia. Akun @TharmaPillai menulis, "Singapura telah menyebut cendol, rambutan, es kacang dan yang lainnya sebagai hidangan khas Singapura. Tapi, Anda tak bisa menyalahkan mereka. Saya menyalahkan Kementerian Pariwisata kita yang tak tahu apa-apa. Apa yang sudah dilakukan untuk mengenalkan makanan dari Malaysia? Kenapa Malaysia gagal tapi Singapura bisa sukses?"

Di sisi lain, ada juga pengguna media sosial yang menyoroti bahwa Malaysia marah ketika Singapura mengklaim cendol. Indonesia marah saat Malaysia mengklaim batik. Semua ini seperti siklus tanpa akhir.

Baca Lainnya : Pecel Lubang Mbah Soero, Kuliner Vegan yang Bikin Ketagihan

"Bodoh sekali kita bertengkar soal ini. Padahal, jelas-jelas kita memiliki kesamaan akar nenek moyang, sejarah pernikahan lintas budaya, perpindahan serta pergeseran sosial politik!" tulis pengguna lain.

Ada pula yang menyoroti tentang sejarah Malaysia dan Singapura yang dahulu merupakan bagian dari satu Malaya, kemudian terpisah menjadi dua negara berbeda. Namun, kembali ditegaskan bahwa cendol berasal dari sisi Malaya yang kini adalah Malaysia.

Di sisi lain, ada juga yang menjelaskan bahwa cendol, minuman manis dawet, pertama disebut di Kresnayana dari Kerajaan Kediri di Jawa, Indonesia, sekitar tahun 1042 hingga 1222. Kesultanan Malaka muncul belakangan, antara tahun 1400 sampai 1511. Malaysia mengapropriasi cendol dari Jawa lalu mengklaim jadi milik mereka.

Baca Lainnya : Mencicipi Kuliner Khas Rusia di Kediaman Duta Besar

Mengutip BBC, Arie Parikesit, seorang pemandu kuliner di televisi dan konsultan kuliner, bahkan sudah pernah mengunggah berbagai macam jenis cendol. Jenis-jenis cendol yang diunggahnya mulai dari gaya Minangkabau dengan tapai singkong, Medan dari tepung beras, dawet dari berbagai versi di Jawa Tengah serta Jawa Timur. Serta, cendol ala Bintan, Tanjung Pinang, yang dilengkapi pacar cina dan kacang merah, mirip dengan cendol di Malaysia dan Singapura.

Uniknya, ada salah satu pengguna media sosial yang justru menyoroti bahwa sebelumnya, CNN, dalam daftar minuman paling lezat yang pernah mereka terbitkan, menyebut cendol berasal dari Indonesia. Well… Bagaimana menurut Trubus Mania?
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: