Suka Durian, Mampirlah ke Agrowisata Payo di Kota Solok

TrubusTravel
Karmin Winarta | Followers 0
06 Des 2018   13:15

Komentar
Suka Durian, Mampirlah ke Agrowisata Payo di Kota Solok

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pembangunan agrowisata untuk meningkatkan produksi, nilai tambah dan menumbuhkan perekonomian suatu daerah. Kali ini, Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi meresmikan Agrowisata durian yang berada di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Kamis (6/12). Agrowisata durian ini diberi nama Agrowisata Payo.

Suwandi mengatakan, AgroIni dimaksudkan untuk meningkatkan produksi hortikultura, meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani serta memotivasi masyarakat untuk bertani yang menguntungkan dan gemar mengonsumsi buah sayur unggulan lokal. 

Baca Lainnya: Ekspor Durian Surplus 733 Ton Selama 2018, Ini Negara Sasarannya

"Manfaat ganda dari wisata agro, ada unsur manfaat agronya, unsur wisata, edukasi bagi pengunjung serta promosi efektif bagi pangan lokal kita," ujar dia.

Menurut Suwandi, Agrowisata durian sangat diminati masyarakat. Peminatnya mulai anak anak sekolah berkunjung untuk edukasi dan pengenalan pertanian, mahasiswa dan perguruan tinggi datang untuk riset dan masyarakat umum untuk wisata dan pengenalan budidaya dan hasilnya petik langsung. 

"Bagi wisatawan asing untuk promosi keunggulan pangan lokal kita. Setiap pengunjung tidak hanya selfie di kebun buah atau bunga krisan, tapi juga belajar interaktif teknik budidaya, menikmati manfaat agronya serta membawa oleh oleh produk hortinya," tuturnya.

Baca Lainnya: Tahun 2019, Kementan Akan Kembangkan 500 Ribu Ha Rawa jadi Lahan Produktif

Lebih lanjut Suwandi menegaskan Agrowisata salah satu bentuk ekonomi kreatif dari petani di pedesaan. "Ini potensi luar biasa untuk dikembangkan mengingat Solok salah satu destinasi wisata selain ke Bukit Tinggi," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Dirjen pecinta buah lokal ini berkesempatan meninjau ke kebun krisan yang tumbuh subur 17 jenis krisan warna warni ditanam di Payau. Suwandi mengatakan bunga Krisan saat ini sangat disukai oleh pasar Jepang dan Korea.  

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: