Ke Riau, Jangan Lupa Icip Gurih Pedasnya Mi Sagu  

TrubusTravel
M. Syukur | Followers 0
07 Nov 2018   07:00

Komentar
Ke Riau, Jangan Lupa Icip Gurih Pedasnya Mi Sagu  

Mi sagu khas Riau. (Foto : Kontributor Trubus.id/ M. Syukur)

Trubus.id -- Menjadi wilayah termuda di Riau setelah terpisah dari Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil menjadikan tanaman sagu menjadi ikon daerahnya. Berbagai produk sagu telah diproduksi massal di kawasan itu, satu di antaranya mie sagu.

Mie warga Pekanbaru atau kabupaten lainnya yang melancong ke Meranti, kepulangannya tidak akan ditanya kabar, apakah baik atau tidak. Biasanya yang ditanyai ada atau tidak membawa bahan mie sagu mentah.

Jawabannya selalu ada. Sebab, satu kantong mie masih mentah harganya cukup murah. Mie ini lalu akan sedap pada waktunya jika diolah menjadi panganan, mulai dari mie sagu goreng ataupun basah (berkuah).

Baca Lainnya : Rendang dan Mi Goreng, Makanan Indonesia yang Populer di London

Mengolah sendiri tentu tidak sulit. Mie mentah tadi cukup direbus dengan air lalu diangkat beberapa menit setelah mendidih. Mie yang sudah masak ini dibuat tergantung selera kokinya, apakah digoreng atau dibuat tumisan.

"Kalau ingin pedas, tinggal dibanyakin cabainya. Bisa ditambah rawit, kalau ingin rasa menggigit lagi," kata Putri, seorang ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru yang baru saja mendapatkan bahan mie ini sebagai oleh-oleh.

Membuat mie goreng sagu, sama ketika mengolah mie kuning yang bisanya dijual di pasar. Adonan cabai merah, rawit, bawang merah, bawang putih, daun bawang dan garam tinggal digoreng pakai minyak.

Baca Lainnya : Namanya Mi Aceh Titi Bobrok, Rasanya Maknyus Tak Bikin Kapok

"Goreng dulu semua adonan tadi, kalau udah matang masukkan mie tadi. Kalau ingin dibuat mie goreng, tunggu sampai kering, kalau ingin tumisan tinggal ditambah air. Yang berair tentunya harus dikurangi bumbunya biar tidak asin," kata Putri.

Dalam beberapa menit, mie ini siap dihidangkan. Lebih gurih kalau disantap tengah hangatnya karena kali dingin, mie ini akan lengket. Sebagai panganan yang mengandung karbohidrat sama dengan beras, satu porsi saja sudah membuat kenyang.

Di Kota Pekanbaru, mie ini sangat mudah ditemui. Terutama di pusat-pusat kuliner yang menjajakan sarapan pagi, karena biasanya mie sagu menjadi menu utama. Harga satu porsinya tak begitu mahal. Cukup Rp 10 ribu saja, dan anda akan kenyang sampai siangnya. Mie ini, selain menjadi ikon di Meranti, juga juga jadi ikon kuliner khas Kota Pekanbaru yang wajib dicicipi kalau berkunjung ke Kota Bertuah. [DF]
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: