Riau Kini Punya 3 Destinasi Geowisata Kekinian, Penasaran?

TrubusTravel
Astri Sofyanti | Followers 1
31 Okt 2018   15:30

Komentar
Riau Kini Punya 3 Destinasi Geowisata Kekinian, Penasaran?

Ulu Kasok (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Geowisata merupakan kegiatan pariwisata khusus yang mencakup sumber daya alam seperti bentang alam, batuan, struktur geologi dan sejarah kebumian. Objek geowisata umumnya berupa gunung berapi, danau, sumber air panas, pantai, dan sungai.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dalam waktu dekat ini akan melakukan memetakan geowisata yang berada di Pekanbaru, Riau.

“Kami siap membantu petakan potensi alam yang bisa direkomendasikan untuk pemerintah Riau,” ucap Isdar, di Pekanbaru, Riau, Rabu (31/10).

Lebih lanjut ia mengatakan, khusus untuk Provinsi Riau, IAGI telah melakukan pemetaan yang patut dikembangkan sebagai geowisata. Menurut IAGI, Riau punya tiga daerah dengan bentang alam indah yang potensial menjadi tujuan geowisata yakni Kampar, Rokan Hulu dan Pelalawan.

"Riau tidak melulu soal migas tapi ada geowisata yang cukup besar," terang Husnul Kausarian, Ketua Panitia Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-47 IAGI, yang tengah berlangsung di Pekanbaru.

Baca Lainnya: Eloknya Ulu Kasok dan Gulamo, Wisata Ekologis Kekinian di Riau

Salah satu geowisata yang populer di Riau adalah Ulu Kasok yang bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam dari Pekanbaru.

Menurutnya, sedimentasi yang terbentuk setelah pembangunan bendungan Koto Panjang membentuk pulau-pulau di perairan di Ulu Kasok, Kampar. Pulau-pulau ini membentuk pemandangan indah sehingga mendapat julukan sebagai "Raja Ampat Riau".

Tidak jauh dari lokasi itu ada air terjun Gulamo yang bisa dijangkau melalui sungai yang diapit dinding batu alam. Tempat itu kini dikenal oleh warga Riau dengan sebutan "Green Canyon".

Sedangkan di Kampar Kiri, ada Sungai Subayang yang kawasannya mirip Ngarai Sianok di Bukittinggi, Sumatera Barat. Aliran sungai itu membelah bukit dengan hutan alam hijau dan pada ujung sungai ada air terjun Pangkalan Kapas.

"Air terjun ini tertinggi di Sumatra," ujar Husnul.

Baca Lainnya: Taman Nasional Zamrud, Ekologi Wisata Bermanfaat di Riau

Untuk itu Husnul berharap pemerintah setempat memperhatikan potensi alam tersebut, yang bisa dikelola untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menambah pendapatan daerah melalui sektor pariwisata.

Menurutnya, pengembangan Geowisata Riau menjadi tema khusus dalam pertemuan ilmiah IAGI di Pekanbaru, tempat 250 makalah dari 650 ahli gelogi bakal dipresentasikan, baik yang berkenaan dengan mitigasi bencana, pengembangan sumber daya alam maupun geowisata.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: