Taman Bunga Okura, Destinasi Kekinian di Pekanbaru

TrubusTravel
M Syukur | Followers 0
31 Okt 2018   07:00

Komentar
Taman Bunga Okura, Destinasi Kekinian di Pekanbaru

Taman Bunga Okura (Foto : M Syukur)

Trubus.id -- Di Kota Pekanbaru saat ini, tepatnya di Desa Okura, Kecamatan Rumbai, ada satu destinasi wisata kekinian yang lagi hits di kalangan netizen. Sejak dibuat beberapa tahun lalu, destinasi wisata bernama Taman Bunga Impian Okura ini diklaim sudah dikunjungi 2.500 orang dari berbagai penjuru.

Taman bunga ini merupakan bentukan Muslim bersama 25 pemuda lainnya di desa itu. Mereka memanfaatkan dua hektar lahan kosong di tepian sungai Siak dengan menanam beragam jenis bunga.

Baca Lainnya: Taman Nasional Zamrud, Ekologi Wisata Bermanfaat di Riau

Pantauan di lokasi, ragam bunga di lokasi terdiri dari warna kuning bunga matahari, warna merah bunga jengger ayam, hingga warna ungu bunga kancing baju. Bentuknya kian indah dengan pola lambang cinta serta lainnya.

Muslim ditemui wartawan menjelaskan, taman bunga ini digagas sejak April 2017 lalu. Tak perlu modal besar, karena hanya memanfaatkan bibit bunga dari warga sekitar dan memanfaatkan pupuk kandang dari peternakan warga sekitar.

"Kami bersihkan lahannya sama-sama. Bibit bunganya diminta sama warga di sini, lalu ditanam," jelas pria dipanggil Ilim ini di lokasi pada Minggu pagi, 28 Oktober 2018.

Perawatan taman ini dilakukan secara rutin dan saling bahu membahu antara Ilim dengan pemuda lainnya. Airnya diambil dari Sungai Siak yang hanya berjarak beberapa meter saja.

"Hingga kini sudah ada 2.500 orang yang datang, setiap pengunjung kami catat," terangnya.

Jika ingin ke taman bunga ini, pengunjung dapat menempuh jarak sekitar 30 menit saja dari pusat kota. Selanjutnya melewati Jembatan Siak, lalu masuk dari Danau Buatan, Jalan Pramuka, lalu ke Jalan Danau Buatan. 

Dari sana, pengunjung diarahkan belok ke kanan, terus hingga bertemu simpang tiga belok ke kiri ke Jalan Raya Panjang Okura. Nantinya, pengunjung dapat melihat adanya plang petunjuk arah yang menyebut taman bunga. Nah lokasinya berada di sebelah kanan.

Pada hari Sabtu dan Minggu, taman bunga dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.Tarifnya cukup murah yaitu untuk sepeda motor hanya dikenakan Rp 2.500 sedangkan mobil Rp 5.000.

"Uang yang kami dapat untuk perawatan bunga tentunya. Selain itu kami buat fasilitas seperti rumah pohon, musala, toilet. Rencana juga mau nambah luas lahan," kata Ilim.

Khusus di hari Jumat, para pemuda di sana akan menggunakan baju teluk belanga lengkap dengan kain songket. Selain melestarikan budaya Melayu, di Riau pada hari Jumat memang disarankan memakai pakaian ini.

Baca Lainnya: Eloknya Ulu Kasok dan Gulamo, Wisata Ekologis Kekinian di Riau

Ragam cara dilakukan Ilim agar taman buatannya dilirik wisatawan. Salah satunya memanfaatkan media sosial hingga mengundang selebgram di Pekanbaru untuk berkunjung ke taman wisatanya. 

"Kami awalnya memviralkan taman bunga ya dari media sosial Instagram. Kami juga ajak teman-teman kesini. Kalau ada yang hobi berfoto ya kami fotokan, gratis gak pungut biaya," bebernya. 

Sejak adanya taman bunga ini, Ilim menyebut perekonomian warga sekitar mulai meningkat. Membludaknya pengunjung, membuat warga sekitar menjajakan makanan dan minuman ringan. 

"Ada juga yang membuka sewa topi pantai perempuan," sebut Ilim.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: