Menikmati Keindahan Kolam Mandi Bidadari di Curug Cikotak, Padarincang

TrubusTravel
Herlin Saputra | Followers 2
25 Sep 2018   20:00

Komentar
Menikmati Keindahan Kolam Mandi Bidadari di Curug Cikotak, Padarincang

Seorang pengunjung bermain air di Curug Cikotak. (Foto : Trubus.id. Herlin Saputra)

Trubus.id -- Kabupaten Serang menyimpan banyak destinasi wisata. Mulai dari kawasan wisata religi hingga wisata alam bisa dijumpai di kawasan ini. Salah satu yang tengah menjadi pembicaraan adalah air terjun yang terletak di Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang ini. Mereka menyebutnya Curug Cikotak.

Trubus.id pun berkesempatan mengunjungi tempat wisata alam tersebut, Senin, (24/9) kemarin. Ternyata air terjun yang ramai dibicarakan itu memang cukup unik. Sebuah kolam dengan dinding batu alam, membuat air terjun ini seperti lokasi pemandian bidadari.

Untuk menuju lokasi tersebut, pertama pengunjung harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer dari Alun-alun Kota Serang menuju Kampung Cikotak. Perjalanan sendiri akan cukup berguncang karena sebagian ruas jalan yang dilalui memang belum diperbaiki. Karena itu, hati-hatilah jika ingin melintasinya. Selain karena jalan yang belum memadai, jalur menuju air terjun ini juga cukup licin dan terjal.

Di lokasi sendiri, warga yang mengelola air terjun ini sudah menyiapkan lahan parkir yang cukup luas. Tapi lokasinya berada cukup jauh dari air terjun itu sendiri. Yah, untuk sampai ke Curug Cikotak, pengunjung harus terlebih dahulu jalan kaki selama kurang lebih 20 menit. 

Tapi tenang saja, perjalanan 20 menit menuju Curug Cikotak tidak akan membosankan. Pasalnya pemandangan alam yang disajikan sangat menyejukan mata. Lelah karena perjalanan naik dan turun bukit pun langsung sirna ketika anda tiba di tujuannya.

Untuk masuk Curug tersebut tentunya tidak gratis, kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp10 ribu permotor untuk parkir dan Rp10 ribu biaya masuk perorang. Uang tersebut dikelola untuk pembangunan masjid di Kampung Cikotak dan perbaikan akses jalan.

"Jadi uang untuk masuk itu kita gunakan untuk pembuatan masjid, setelah itu baru jalan, tapi katanya tahun ini pemerintah akan membangun jalan yang masih rusak, kalau dibangun tentunya akan membuat wisatawan lebih tertarik dan akses untuk ke lokasi juga mudah," kata Sudira selaku ketua pengurus Curug Cikotak.

Dia juga menuturkan, sepanjang tahun 2018 ini, kunjungan wisatawan mengalami penurunan, hal itu lantaran musim hujan yang berkepanjangan, sehingga banyak pengunjung yang takut melintasi jalur yang terjal untuk menuju lokasi itu.

Tapi meski demikian, setiap harinya ada saja pengunjung yang datang. Sudira juga mengatakan, di bulan April ini nampaknya curah hujan semakin kecil, dengan begitu dia berharap pengunjung semakin banyak.

"Kemarin saja kita sudah ada wisatawan sekitar 40 motor dan tiap harinya kita selalu ada wisatawan dengan penghasilan sampai Rp500 ribu," ujarnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Kala Jokowi Terpesona Desa Sade Lombok

Binsar Marulitua   Panorama
Bagikan:          
Bagikan: