Erupsi Gunung Anak Krakatau Malah Jadi Tontonan Wisatawan Asing

TrubusTravel
Karmin Winarta
17 Agu 2018   08:00 WIB

Komentar
Erupsi Gunung Anak Krakatau Malah Jadi Tontonan Wisatawan Asing

Turis asyik melihat aktivitas Gunung Anak Krakatau (Herlin Saputra)

Trubus.id -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan adanya peningkatan aktivitas vulkanik  Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Lampung dan Banten, bahkan memperluas radius aman sejauh 2 Kilometer beberapa waktu lalu.

Namun justru peningkatan aktivitas gunung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara untuk berkunjung dan melihat langsung aktivitas vulkanik GAK.

Salah satu tour guide (pemandu wisata) asal Carita, Banten, Iwan, mengatakan, intensitas wisatawan mancanegara yang datang ke Carita dan Krakatau justru mengalami peningkatan senak dua bulan terakhir saat Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi.

"Wisatawan yang ke Krakatau lebih banyak turis mancanegara, hampir tiap hari ada pemberangkatan ke sana setelah erupsi di bulan Juni lalu. Hampir 70% meningkat untuk turis mancanegara," ucap Iwan kepada Trubus.id, Jumat(17/8).

Alasan mereka datang ingin melihat secara langsung fenomena alam yang terjadi pada GAK.

"Disamping karena sejarahnya, mereka bilang kalau mereka beruntung bisa melihat erupsi Krakatau secara langsung," imbuhnya.

Namun pemandu wisata yang sudah memahami Gunung Anak Krakatau itu pun menghimbau kepada para wisatawan untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku selama berkunjung ke tempat ini.

Menurut Iwan, erupsi Gunung Anak Krakatau justru membuat wisatawan lokal yang berkunjung ke Carita menurun karena merasa resah dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Kalau untuk turis lokal yang datang ke Carita pun, justru menurun. Mungkin karena melihat di berita dan kurangnya pengetahuan, jadinya merasa khawatir, padahal Carita atau Krakatau masih terhitung aman untuk dikunjungi. Peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau ini masih terhitung erupsi normal. Justru  kalau ga erupsi lama, nanti dikhawatirkan bisa lebih besar energi yang dikeluarkannya," katanya

Salah satu wisatawan asal Itali, Alessia yang sengaja datang untuk melihat fenomena alam tersebut, mengaku senang bisa menyaksikan erupsi Gunung Anak Krakatau secara langsung.

"Saya baru pertama kali ke Indonesia, dan langsung datang ke sini karena mendapat info, sedang erupsi dan aman untuk dikunjungi, untuk itu kami ingin melihat langsung fenomena ini, dan ternyata luar biasa" kata Alessia seusai melakukan kunjungan ke Gunung Anak Krakatau.

"Saya tidak merasa takut, karena guide sudah menjelaskan dengan baik pada kami di awal, dan kami pun tetap ikuti arahan soal jarak aman bagi wisatawan," imbuhnya

"Kita tahu Krakatau, karena itu punya sejarah terkenal di dunia. Untuk itu kami penasaran, dan memasukkan itu di list pertama kunjungan kami sebelum kami berkunjung ke wilayah lainnya di Indonesia, ternyata Indonesia itu punya banyak tempat yang bagus" tandasnya.[KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Hore! Kaldera Toba Terpilih jadi Unesco Global Park Baru

Destinasi   08 Juli 2020 - 17:46 WIB
Bagikan: