Curi Pasir dari Pantai Ini Bisa Didenda Rp49 Juta

TrubusTravel
Ayu Setyowati | Followers 0
16 Agu 2018   18:00

Komentar
Curi Pasir dari Pantai Ini Bisa Didenda Rp49 Juta

Pantai Sardinia, Italia (Foto : Lonely Planet)

Trubus.id -- Beberapa wisatawan ada yang gemar membawa pulang pasir pantai buat suvenir. Kalau di Sardinia, Italia, membawa pulang pasir pantai bisa bikin wisatawan justru kena denda, loh. Adalah Sardinia yang merupakan sebuah pulau di Italia. Dari Roma, jaraknya sekitar 593 km dan dapat dicapai dengan  naik mobil, kapal ferry maupun pesawat. Pulau tersebut menjadi tempat liburan favorit turis karena pantai-pantainya cantik dan bersih.

Dilansir dari CNN, wisatawan yang kedapatan membawa pulang pasir pantai Sardinia akan didenda mulai dari 500 Euro (Rp8,2 juta) sampai 3.000 Euro (Rp49,7 juta). Tak hanya pasir, aturan itu juga berlaku bagi turis yang mengambil batu dan kerang.

Bukan sekadar wacana, di area pantai pun dipasang papan pemberitahuan larangan mengambil pasir. Para pencuri pasir tak selalu tertangkap basah di pantai, tapi biasanya ketahuan saat di bandara ketika melewati proses pemeriksaan keamanan.

Baca Lainnya : Indahnya Pantai Tarimbang Sumba, Tempat Surfing Terbaik di Dunia

Penduduk lokal dan otoritas Sardinia memang tengah gencar mencari cara untuk menjaga keseimbangan antara meningkatkan pariwisata, sembari mencegah pencurian. Sebuah akun Facebook yang dibuat oleh sekelompok inspektur keamanan bandara Sardinia, bernama 'Sardegna Rubata e Depredata' atau 'Sardinia, dirampok dan dijarah', sudah mulai mengampanyekan perlawanan dari tindak pencurian di pantai.

Wisatawan yang liburan di Sardinia diajak untuk berfoto, menikmati alam, menghirup udara alam yang segar dan menyimpan kenangan dalam pikiran. Namun janganlah mengambil pasir dan barang alami lainnya dari pantai.

Baca Lainnya : Ternyata Pantai Ini yang Jadi Latar Video Musik ‘Yellow’ Coldplay 

Postingan di Facebook itu mengajak wisatawan untuk peduli bahwa pasir dan berbagai barang alami di pantai adalah milik bersama, dan jika diambil terus menerus bisa saja merusak lingkungan.

Dua puluh tahun belakangan, para inspektur keamanan ini telah mengumpulkan puluhan ton pasir dan lainnya yang diambil oleh turis. Mereka kemudian mengembalikan semuanya ke tempat aslinya di penghujung musim panas. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Kala Jokowi Terpesona Desa Sade Lombok

Binsar Marulitua   Panorama
Bagikan:          
Bagikan: