Meski Punya Koleksi Eksklusif, Pengunjung Museum Banten Lama Terus Turun

TrubusTravel
Diah Fauziah
19 Juli 2018   14:30 WIB

Komentar
Meski Punya Koleksi Eksklusif, Pengunjung Museum Banten Lama Terus Turun

Seorang pengunjung sedang menyentuh salah satu koleksi yang ada di Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama. (Kontributor Trubus.id/ Herlin Saputra)

Trubus.id -- Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama (MSKBL), biasa disebut Museum Banten Lama ini merupakan museum situs di kawasan bekas kota pemerintahan Kesultanan Banten. Pada tahun 2018, museum ini mengalami penurunan pengunjung jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini, museum mengalami penurunan karena kita sedang menyesuaikan. Pada 2017 kemarin, masih buka satu minggu. Kalau sekarang, mengikuti jam kerja kantor, tutup setiap Sabtu dan Minggu," kata Fajar Satia Purnama, Kepala Unit Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, saat ditemui Trubus.id di kantornya, Kamis (19/7).

Museum yang didirikan pada 15 Juli 1985 ini mengalami penurunan sekitar 100 orang per hari. Sebelumnya, pengunjung yang datang ke Museum Banten Lama mencapai 600 hingga 700 orang, namun sekarang hanya 500 orang per hari.

Baca Lainnya : Di Museum Qatar Ini, Ada Kunci Ka’bah Hingga Mobil Balap F1 

"Pengunjung umum jarang datang, hanya anak sekolah saja. Saat liburan sekolah pun, tidak banyak yang datang ke sini. Yah, walaupun anak-anak libur sekolah, orangtua mereka tetap bekerja. Mungkin, itulah penyebabnya pengunjung museum turun," jelasnya.

Menurutnya, wisatawan dari luar Kota Banten masih jarang. Itu karena, bagian dalam museum terlihat monoton.

Bagian dalam Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Foto: Kontributor Trubus.id/ Herlin Saputra.

"Kita sudah coba pakai sistem. Cuman, karena mesin yang kita tampilkan itu saja, belum melakukan perubahan. Saat ini, pengunjung yang paling banyak datangnya dari sekolah. Dari luar kota, biasanya dari Lampung, Bogor, Depok, dan Bekasi. Diluar itu, tidak ada yang mengunjungi," ucapnya.

Umumnya, pengunjung yang datang ke museum karena penasaran dengan mitos Meriam Ki Amuk.

Baca Lainnya : Wow, Ada Museum James Bond di Puncak Gunung Alpen

"Andalan kami adalah Meriam Ki Amuk. Mitosnya, mereka yang bisa memeluk Meriam Ki Amuk, usahanya bisa sukses, gampang jodoh, dan sebagainya. Semua itu hanya mitos, tapi banyak orang yang percaya," jelasnya.

Beberapa benda yang merupakan koleksi Museum Banten Lama ialah hiasan pintu gerbang Keraton Surosowan, nisan-nisan orang China, alat penggilingan tebu, Mariam Ki Amuk, alat atau tempat pengolahan logam, mesin cetak mata uang kertas ORIDA, gerabah besar, arca nandi, unsur bangunan, vas, cangklong, wadah, timbangan, botol, kotak perhiasan, tipologi bata, tipologi genteng, tipologi rumah kunci, dan pipa saluran air batu cadas.

Bagaimana Trubus Mania? Apakah kalian tertarik datang ke Museum Banten Lama? [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Kebun Teh Gunung Dempo yang Menyejukkan Mata

Destinasi   13 Des 2019 - 11:05 WIB
Bagikan:          

Menyusuri Danau Tertinggi di Asia Tenggara, Gunung Tujuh

Destinasi   06 Des 2019 - 17:13 WIB
Bagikan: